Home / Headline / Sejarawan : PBNU dan Muhammadiyah Layak Diusulkan Dapat Nobel Perdamaian

Sejarawan : PBNU dan Muhammadiyah Layak Diusulkan Dapat Nobel Perdamaian

nobel

Sejarawan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Asvi Marwan Adam mengimbau agar pemerintah mengusulkan PB Nahdlatul Ulama dan PP Muhammadiyah yang merupakan dua ormas keagamaan berperan besar bagi umat Islam di Indonesia sebagai penerima Nobel Perdamaian.

Usulan itu bisa dilaksanakan pada tahun 2016.

“Setelah ada Hari Santri yang ditetapkan 22 Oktober di Indonesia, pemerintah mesti mempererat kerja sama dua ormas Islam besar PBNU dan Muhammadiyah. Kedua ormas Islam itu layak diusulkan sebagai penerima Nobel Perdamaian,” ujar Asvi usai diskusi Forum Senator untuk Rakyat (FSuR) dengan tema ‘Pemuda dan Bela Negara’ di kafe Dua Nyonya, Cikini, Jakarta, Minggu (1/11) kemarin.

Ditambahkan oleh Asvi, kedua ormas itu menjadi representatif dari umat Islam Indonesia dengan populasi terbesar di dunia.

“Peran kedua ormas itu membuat umat Islam di Indonesia bisa berbeda pendapat tetapi tetap damai,” imbuhnya.

 

Baca Juga

Bandung Bakal Punya Stasiun Kereta Api Kelas Dunia Seperti Ini

Foto: tangkapan layar instagram @ridwankamil Bandung – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menerima kunjungan Duta ...