Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Selama Ramadhan, Warnet & Rental PS di Aceh Harus Tutup

Selama Ramadhan, Warnet & Rental PS di Aceh Harus Tutup

warnet12

Bulan Ramadhan tinggal beberapa hari lagi. Demi menjaga kekhusyukan orang yang sedang menjalankan ibadah puasa, sejumlah daerah membuat kebijakan ataupun peraturan.

Salah satunya Kota Banda Aceh. Pemerintahan daerah ini membuat aturan melarang beroperasinya warung internet, rental play station (PS), usaha biliar, dan tempat hiburan lainnya selama Ramadhan. Larangan itu dimaksudkan agar tak mengganggu kekhusyukan warga beribadah selama bulan suci.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal mengungkapkan,”Larangan itu sesuai dengan seruan bersama unsur Muspida Plus setempat, dalam rangka menyemarakkan Ramadhan 1436 Hijriah dan menegakkan syariat Islam.”

Warnet, lanjutnya, harus tutup, dan (tempat) permainan PS juga harus tutup total (selama Ramadhan), karena ini banyak sekali permintaan dari masyarakat karena sangat meresahkan.

Pertimbangan melarang warnet dan warung PS buka selama puasa, kata Illiza, juga karena bertepatan dengan liburan sekolah, sehingga jika tetap buka dikhawatirkan permainan itu bisa melalaikan anak-anak.

“Biasanya kalau PS itu buka mereka akan berada di sana,” kata Illiza.

Disamping warnet, PS, dan tempat hiburan, Pemko Banda Aceh juga melarang warung makanan dan minuman buka dari pukul 05.00 hingga 16.00 wib selama puasa. Hotel dan kafetaria dilarang menyediakan makanan dan minuman di siang hari.

Juga, warung kopi tak diizinkan buka selama waktu Salat Tarawih. Setelah itu tetap boleh buka hingga waktu sahur, dan dianjurkan memutar musik-musik Islami, atau tausiah agama.

Untuk usaha rumah kecantikan atau salon pun, diperbolehkan buka sejak pukul 09.00 hingga 16.00 wib, dengan tetap menjaga ketentuan dalam surat izin usaha salon.

Sedangkan bagi masyarakat non-muslim, menurut Illiza, tetap diperbolehkan menjalani usaha warung makanan dan minumannya dengan syarat harus tertutup, dan hanya diperbolehkan melayani sesama non-muslim.

Pemko Banda Aceh berharap seruan bersama yang sudah diedarkan sejak pekan lalu harus ditaati masyarakat, karena jika tidak akan diberi sanksi, seperti sanksi pertama berupa teguran, kalau sudah terulang bisa juga pencabutan izin usaha.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ketua-pengadilan-agama-kepergok-di-hotel-lagi

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...