Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Selasa Esok Komnas HAM Turunkan Tim Investigasi Kasus Tolikara

Selasa Esok Komnas HAM Turunkan Tim Investigasi Kasus Tolikara

Kerusuhan di Tolikara, Papua
Kerusuhan di Tolikara, Papua

Jakarta – Komnas HAM akan menurunkan tim untuk menginvestigasi kasus pembakaran masjid dan sejumlah rumah yang terjadi di Kota Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua, mulai Selasa 21 Juli. Libur Idul fitri menjadi alasan mereka terlambat melakukan investigasi terhadap kasus yang menghebohkan itu.

Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai mengatakan, pihaknya akan memfokuskan investigas pada tiga hal, pertama, menelisik kronologi insiden di Kota Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua, pada 17 Juli lalu, kedua mencari tahu penyebab ketidakharmonisan antarumat beragama di Tolikara, dan ketiga meneliti asal-muasal surat edaran Gereja Injil di Indonesia (GIDI) yang menjadi pemicu kasus pembakaran tersebut.

Sebagai catatan, sebelum massa mendatangi lokasi pelaksanaan salat Id, beredar surat edaran dari GIDI yang mendesak umat muslim di Tolikara bersembahyang di dalam musala dan tidak memakai pengeras suara saat salat Id. Surat edaran itu dikemukakan sehubungan dengan kegiatan seminar dan kebaktian tingkat internasional GIDI dari 13 Juli hingga 19 Juli 2015.

Selain surat edaran, Komnas HAM juga akan memfokuskan perhatian pada penembakan aparat yang mengakibatkan 11 warga cedera dan seorang lainnya meninggal dunia.

“Karena itu, kami meminta aparat untuk menindak, memproses secara hukum kelompok intoleran yang menimbulkan ketidakharmonisan. Kami juga meminta aparat yang melakukan penembakan yang menewaskan satu orang dan mencederai 11 orang ditindaklanjuti,” kata Natalius.

Menanggapi insiden di Tolikara, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Patridge Renwarin, mengatakan pihaknya tengah melakukan investigasi.

Komisioner Komnas HAM
Komisioner Komnas HAM

“Kami sedang memeriksa saksi-saksi. Sampai sekarang ada lima saksi yang diperiksa terkait tertembaknya masyarakat. Lalu ada pula kasus kebakaran rumah. Sejauh ini sudah 15 saksi yang diperiksa,” kata Patridge.

Kasus Tolikara ini terjadi setelah  sekitar 150 orang massa mendatangi lokasi salat Id di Lapangan Koramil dan memerintahkan umat Muslim segera membubarkan diri. Perintah pembubaran itu disertai dengan pelemparan batu, menyusul kemudian aksi pembakaran.  Api yang membesar kemudian turut melalap musala di tengah kompleks kios yang terbuat dari kayu.

Aksi para warga itu disesali Pendeta Herman Saut yang mewakili Forum Pemimpin dan Tokoh Agama Provinsi Papua. Dia mengatakan tidak ada salah satu golongan agama di Indonesia yang dapat mengklaim wilayahnya dan melarang umat lain untuk beribadah.

Dalam hukum Indonesia, seseorang yang menghalangi warga negara untuk beribadah sesuai agama dan keyakinannya dapat dijerat dengan Pasal 175 KUHP berupa pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan. ***BBC

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...

One comment

  1. Apakah Anda mencari pinjaman bisnis, pinjaman pribadi, pinjaman rumah, mobil
    pinjaman, pinjaman mahasiswa, pinjaman konsolidasi utang, pinjaman tanpa jaminan, usaha
    modal, dll .. Atau kau menolak pinjaman oleh bank atau keuangan
    lembaga untuk satu atau lebih alasan. Anda di tempat yang tepat untuk
    solusi pinjaman Anda! Saya pemberi pinjaman pribadi, saya memberikan pinjaman ke
    perusahaan dan individu pada tingkat bunga rendah dan terjangkau dari
    2%. Bunga. Silahkan hubungi kami melalui email
    soniavagag080@gmail.com
    Peminjam DATA S
    1) Nama Lengkap: ……………………………………… ……….
    2) Negara: ………………………………………. ……….. ..
    3) Alamat: ………………………………………. …………
    4) Negara: ………………………………………. ………….. ..
    5) Sex: ………………………………………. ………………
    6) Status Pernikahan: ……………………………………… ….
    7) Pekerjaan: ………………………………………. ….. ..
    8) Nomor Telepon: ……………………………………… …
    9) posisi Saat ini di tempat kerja: …………………
    10) Pendapatan Bulanan: ………………………………………
    11) Jumlah Pinjaman Dibutuhkan: ……………………………….
    12) Pinjaman Durasi: ……………………………………… …
    13) Tujuan Pinjaman: …………………………………… ..
    14) Agama: ………………………………………. …….. ..
    15) Apakah Anda diterapkan sebelum ………………..
    PERUSAHAAN PINJAMAN newdayton
    terima kasih,
    Mrs sonia