Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Semua Pegawai di Bekasi Wajib Gundul, Ini Alasannya!

Semua Pegawai di Bekasi Wajib Gundul, Ini Alasannya!

“Lebih baik dicukur oleh negara, ini persoalan empati dan solidaritas organisasi” ungkap Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi (Senin, 6/6/2016).

Semua Pegawai di Bekasi Wajib Gundul, Ini Alasannya!

Rupanya para aparatur sipil negara (ASN) di jajaran Pemerintah Kota Bekasi Jawa Barat, wajib untuk mencukur rambut di kepalanya hingga botak. Ini merupakan instruksi langsung Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang wajib dilakukan paling lambat Selasa, 7 Juni 2016 besok.

“Saya perhatikan, aparatur di Dinas Pendidikan belum semuanya gundul. Saya instruksikan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) panggil tukang cukur. Lebih baik dicukur oleh negara, ini persoalan empati dan solidaritas organisasi” ungkap Rahmat seperti yang dilansir dari Antara, Senin (6/6/2016).

Menurut Rahmat kegiatan cukur gundul para aparatur ini dilatarbelakangi semangat kebersamaan Pemkot Bekasi setelah kota ini mendapatkan opini keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Hari ini ada kegembiraan luar biasa. Ekspresi dari satu proses kebersamaan, empati terhadap membangun komitmen integritas yang dimulai dari kebersamaan” tambahnya.

Data BKD Kota Bekasi tercatat, jumlah aparatur laki-laki di Pemkot Bekasi saat ini adalah 5.721 orang. Jumlah terbanyak di Dinas Pendidikan sebanyak 2.387 orang. Meskipun pengumuman resmi WTP baru akan dipublikasikan esok hari, Pemkot Bekasi sudah mengagendakan kegiatan syukuran.

“Kita akan gelar syukuran atas prestasi yang dibuat atas kebersamaan. Keberhasilan WTP hanya bisa digerakkan oleh tindakan yang nyata bersama” pungkasnya.

Below Article Banner Area

Baca Juga

ketua-pengadilan-agama-kepergok-di-hotel-lagi

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...