Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Senin 31 Agustus, Bareskrim Umumkan Capim KPK Berstatus Tersangka

Senin 31 Agustus, Bareskrim Umumkan Capim KPK Berstatus Tersangka

Kabareskrim Komjen Budi Waseso dan Pansel KPK,  Yenti Garnasih.
Kabareskrim Komjen Budi Waseso dan Pansel KPK, Yenti Garnasih.

Langkah Bareskrim Polri yang menetapkan salah seorang calon pimpinan KPK sebagai tersangka, membuat tim panitia seleksi harus melakukan klarifikasi ulang terhadap 19 capim seleksi yang mengikuti seleksi. Beruntungnya, setelah pertemuan dengan ‎Kabareskrim Polri Komjen Budi Waseso Jumat siang 28/8, Pansel KPK memastikan nama tersangka itu tidak  masuk dalam delapan nama yang lolos seleksi tahap akhir.  Namun Bareskrim dan pansel KPK belum mau mengumumkan nama tersangka itu kepada publik.

Baik Pansel KPK maupun Bareskrim  sempat tolak-tolakan soal siapa yang mengumumkan nama tersebut. “ Pokoknya terserah Pansel,” kata Budi Waseso.

Namun dengan cepat anggota Pansel KPK  Yenti Garnasih menampiknya. “Bukan domain kami untuk mengumumkan tersangka itu. Kami hanya menyeleksi capim KPK,” katanya.

Diutarakan Yenti, dalam pertemuannya di Bareskrim itu, ia mendapat penjelasan soal rentetan perkara hingga calon pimpinan KPK itu statusnya dinaikkan menjadi tersangka. “Saya telah diberitahu gambarannya, dijelaskan bagan-bagannya,” kata Yenti.

Soal mengapa Bareskrim  baru mengumumkan tersangka itu sekarang, semata-mata karena pembuktian baru diperoleh belakangan ini. “Kami memaklumi cara kerja polisi. Mungkin sebelumnya mereka tidak mendapatkan alat bukti yang kuat. Baru sekarang alat bukti itu dilengkapi,” kata Yenti.

Atas penetapan status tersangka itu, anggota Pansel Capim KPK Yenti Ganarsih mengaku sangat bersyukur pasalnya nama yang bersangkutan belum sampai ke presiden Jokowi. “‎Saya sih Alhamdulillah, belum kami sampaikan nama-nama final ke Presiden,” kata Yenti.

Dari 19 nama yang diseleksi sejak senin lalu, Pansel telah memilih 8 nama untuk diserahkan kepada Presiden. Setelah itu, presiden menyerahkan ke Komisi III DPR untuk uji kepatutan dan kelayakan.

Saat ini polisi akan bergerak cepat untuk memeriksa tersangka agar masalahnya semakin jelas. Kasus itu telah ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri.

Bigjen Victor E Simanjuntak, Direktur Tindak pidana Ekonomi Bareskrim Polri
Bigjen Victor E Simanjuntak, Direktur Tindak pidana Ekonomi Bareskrim Polri

Saat dikonfirmasi, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen (Pol) Victor E Simanjuntak membenarkan hal tersebut. “Iya kasusnya korupsi, saya yang tangani,” kata Victor saat ditemui, Jumat (28/9/2015), malam di Bareskrim Mabes Polri Jakarta.

Dibeberkan Victor kasus ini masih kasus lumayan baru dan bukan kasus lama.  Dia berjanji, Senin 31 Agustus  ia akan mengumumkan secara resmi siapa tersangka itu.

“‎Senin sore saya rilis, saya janji. Direktorat saya yang tangani. Pastinya penetapan tersangka ini lepas dari kepentingan manapun, gak mungkin saya lidik tanpa bukti yang jelas,” tambahnya. – ant/jpn/atri

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...