Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Setahun Kinerja Kemendikbud, Anies Baswedan Paparkan Hasilnya

Setahun Kinerja Kemendikbud, Anies Baswedan Paparkan Hasilnya

anis-baswedan

 

Pemerintahan Jokowi-JK pada Selasa 20 Oktober akan genap dalam setahun. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengevaluasi kinerja kementeriannya dalam setahun terakhir.

“Di awal periode ini ada dua persoalan besar yang menyita perhatian masyarakat pendidikan. Pertama, penerapan kurikulum 2013. Waktu itu saya mulai bertugas akhir Oktober, baru 3 bulan dijalankan dan kita merasakan gelombang perdebatan keras,” ujar Mendikbud Anies Baswedan dalam jumpa pers di kantornya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (19/10).

Anies juga mengungkapkan bahwa ketika ditemukan masalah dalam Kurikulum 2013 terutama untuk komponen guru dan penilaian, Kemendikbud melakukan evaluasi sampai akhirnya memutuskan menunda pelaksanaan kurikulum 2013 dan memperbaikinya.

“Kedua, Ujian Nasional yang sebelumnya menentukan kelulusan, sekarang tidak lagi jadi penentu kelulusan,” imbuh Anies.

Penentu kelulusan dikembalikan sepenuhnya kepada sekolah dan guru. Pemetaan ujian nasional saat ini dilengkapi Indeks Integritas Ujian Nasional untuk melihat tingkat kejujuran ujian di sekolah dan daerah.

Kemudian adalah masalah perpeloncoan yang terjadi di awal tahun ajaran sekolah. Anies menyebut praktek seperti ini seolah menjadi budaya atau kebiasaan dan didiamkan begitu saja oleh pihak sekolah.

“Kita tidak ingin melewatkan begitu saja, kita minta sekolah mengantisipasi, melaksanakan peraturan dan melarang adanya praktek perpeloncoan,” jelas Anies.

Bahkan, lanjutnya, Kemendikbud membuat laman khusus bagi masyarakat untuk melapor bila terjadi perpeloncoan apapun bentuknya. Pimpinan Kemendikbud dari Menteri, Sekjen, Dirjen dan Irjen juga turun ke lapangan mengevaluasi praktek tahunan itu.

“Jadi masalah di dunia pendidikkan banyak. Sikap Kemendikbud setahun ini tidak mau diam dan mendiamkan. Apakah selesai dalam setahun? Tentu tidak, perlu waktu. Tapi mindset kita, kita mau selesai,” papar Anies.

Disamping tiga masalah di atas, Kemendikbud dalam setahun terakhir juga melakukan perbaikan atau penataan pada beberapa program lain. Misal Program Indonesia Pintar di mana sasarannya diperluas tidak hanya anak miskin tapi anak dari keluarga rentan miskin.

Berikutnya adalah gerakan Indonesia Membaca-Menulis, beasiswa unggulan, menuju wajib belajar 12 tahun, pembangunan sarana pendidikan, dan lainnya yang dipaparkan dalam ‘Laporan Setahun Kinerja Kemdikbud Oktober 2014-Oktober 2015’.

Saat ditanya apakah evaluasi setahun kinerja di Kemendibud ini permintaan dari Presiden Joko Widodo? Anies menyatakan bahwa tidak ada instruksi dari Presiden.

“Ini inisiatif sendiri,” jelas Anies.

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...