Home / Berita / Setelah Polri dan Komnas HAM, Giliran MUI Turunkan Tim Investigasi ke Tolikara

Setelah Polri dan Komnas HAM, Giliran MUI Turunkan Tim Investigasi ke Tolikara

Wakil Ketua MUI Ma'ruf Amin
Wakil Ketua MUI Ma’ruf Amin

Jakarta – Sangat jarang  Majelis Ulama Indonesia (MUI) turun tangan melakukan investigasi terhadap kasus intoleransi yang terjadi di Indonesia.  Namun untuk kasus pembakaran masjid  Tolikara, MUI secara resmi telah membentuk tim investigasi yang akan diturunkan ke lokasi kejadian itu. Keputusan MUI ini sebagai sikap karena banyaknya pihak-pihak yang mencoba mengaburkan kasus tersebut.  Mulai dari pejabat hingga media telah memelintir kasus itu.

Pembentukan tim ini disampaikan  Wakil Ketua Umum MUI, Ma’ruf Amin dalam konfrensi persnya di kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 22 Juli.  Ia menyebutkan. MUI akan segera memberangkat kan tim investegasi ke Tolikara untuk menelusuri fakta-fakta pada insiden tersebut, dan menyimpulkan apa sebenarnya yang telah terjadi.

“Walau pun sudah banyak dari berbagai pihak (infomrasi mengenai insiden), kita akan tambahkan dengan hasil invetegasi kita, dan kita akan simpulkan, kita akan rekomendasikan,” kata Ma’ruf Amin.

Selain itu berbagai pejabat terkait juga akan ditemui untuk melengkapi hasil invetasi MUI. Ma’ruf Amin menyebut mereka adalah Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri, Jenderal Pol Badrodin Haiti, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo.

Ia mengingatkan, bahwa kekerasan yang dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggungjawab terhadap umat Islam di Tolikara adalah bentuk pelanggaran dari Undang-Undang Dasar 1945, yang menjamin kebebasan umat beragama.

Ma’ruf Amin meminta kepada aparat keamanan agar pelaku-pelaku kekerasan tersebut ditindak tegas.

“Bahkan sampai aktor intelektualnya, sampai ke pengadilan,” ujarnya.

MUI kata dia belum bisa berspekulasi mengenai adanya agenda terselubung dibalik insiden tersebut. Hal itu akan dapat diketahui setelah investigasi selesai.

Sebelum semua fakta terungkap, ia meminta semua umat beragama untuk bersatu, dan saling menjaga.

“Mencegah teror-teror seperti itu, terhadap umat Islam dan umat beragama lain di Indonesia,” katanya.

MUI juga menghimbau agar umat Islam tenang dan tidak terprovokasi dengan kasus tersebut.  Investigasi yang mereka lakukan diharapkan bisa menjelaskan secara terang akar masalah sebenarnya, sehingga langkah hukum bisa dilakukan lebih tepat.

MUI juga mengutuk aksi pembakaran pintu gereja yang terjadi di Bantul, Yogyakarta.  MUI yakin tindakan itu tidak dilakukan umat Islam. **

 

Baca Juga

Dua Bank BUMN Ini Buka Lowongan, Yuk Intip Gajinya

Jakarta – Dua bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membuka lowongan pekerjaan. Kedua bank tersebut ...

2 comments

  1. Zaenal Thengereadik Bcl

    kata bapak tebe.. kalo Video Aneh bikin status harus di kasih komen.. wkwkaabbuuurr..!!!

  2. Zaenal Thengereadik Bcl

    kata bapak tebe.. kalo Video Aneh bikin status harus di kasih komen.. wkwkaabbuuurr..!!!