Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Setneg Akui Kesalahan Penulisan Undangan dan Meminta Maaf

Setneg Akui Kesalahan Penulisan Undangan dan Meminta Maaf

undangan AP 88

Presiden Jokowi pada hari Rabu (8/7) ini melantik Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI dan Letjen (Purn) Sutiyoso sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Pelantikan dilakukan secara bersamaan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Sebelum dilakukan pelantikan, ternyata ada satu kesalahan yang terjadi yaitu kesalahan penulisan pada undangan pelantikan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) dan Panglima TNI. Kesalahan yang dimaksud adalah pada penulisan ‎kepanjangan BIN yang sebenarnya Badan Intelijen Negara tetapi di undangan tertera Badan Intelijen Nasional‎.

Adanya kesalahan itu, Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) pun mengakui.

“Kementerian Sekretariat Negara setelah menyadari adanya kesalahan teknis penulisan pada undangan pelantikan Kepala BIN dan Panglima TNI. Penulisan yang benar adalah Kepala Badan Intelijen Negara,”  ungkap Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media, Djarot Sri Sulistyo berdasarkan keterangan tertulis pada Rabu (8/7).

Mengetahui adanya kesalahan tersebut, kata Djarot, pihaknya langsung menarik undangan yang telah tersebar dan mengganti dengan undangan dengan penulisan yang benar.

Atas nama Kementerian Sekretariat Negara, dia meminta maaf kepada publik atas kesalahan penulisan tersebut.

“Kementerian Sekretariat Negara memohon maaf atas hal tersebut dan akan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas layanan administrasi di lingkungan lembaga kepresidenan,” imbuhnya.

Permintaan maaf pun dimuat di Twitter @setkabgoid. Di twitter itu tertulis :

Selamat siang tweeps. Berikut disampaikan mengenai informasi terkait kesalahan penulisan pd undangan pelantikan Kepala BIN & Panglima TNl.

1.Terkait kesalahan teknis penulisan pada undangan pelantikan Kepala BIN dan Panglima TNl, Kemsetneg telah menarik & mengganti undangan tsb.

2.Penulisan yg benar adalah Kepala Badan lntelijen Negara, sesuai dengan undangan yg telah dikirimkan kembali pd tamu/pejabat yg diundang.

3.Kementerian Sekretariat Negara memohon maaf atas hal tersebut.

4.Kemsetneg berupaya semaksimal mungkin melakukan perbaikan & peningkatan kualitas layanan administrasi di lingkungan Lembaga Kepresidenan.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...