Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Politik / Setya Novanto dianggap Rugi Minta Sidang MKD Tertutup, Ini Alasannya Menurut Politikus Gerindra

Setya Novanto dianggap Rugi Minta Sidang MKD Tertutup, Ini Alasannya Menurut Politikus Gerindra

setya novanto 6960

 

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) akhirnya menyetujui permintaan Ketua DPR Setya Novanto sebagai teradu agar persidangan digelar tertutup. Wakil Ketua MKD asal Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut sebetulnya Novanto rugi.

“Sebenarnya yang rugi dia. Kan pembelaan itu bisa didengar masyarakat,” kata Dasco ketika skors sidang gedung DPR, Jakarta, Senin (7/12).

Walau demikian, Dasco menyebut bahwa mekanisme persidangan sebetulnya memang tertutup, kecuali atas permintaan dan persetujuan MKD. Yang disebut sebagai rugi, karena dua persidangan berlangsung terbuka dan saksi/pelapor bisa menyampaikan secara gamblang.

“Memang setiap sidang begitu (tertutup). Menurut tata beracara bukan suatu kebiasaan (sidang terbuka), selalu dengan tertutup dulu,” ujarnya politikus asal Partai Gerindra ini.

Dilanjutkan olehnya, kemarin (sidang terbuka) karena terlalu ikut tekanan publik.

Sedangkan soal pimpinan sidang berasal dari satu fraksi dengan Novanto yakni Kahar Muzakir asal Golkar, Dasco menuturkan kalau hal itu biasa saja. Sebab pimpinan sidang ada 4 dan memimpin bergiliran.

Ketua MKD Surahman Hidayat sudah memimpin persidangan Sudirman Said, kemudian Wakil Ketua MKD Junimart Girsang memimpin persidangan saksi Maroef Sjamsoeddin.

“Persidangan berikutnya saya yang pimpin,” terangnya. Tetapi karena kondisi kesehatannya drop lalu Dasco memberi kesempatan untuk pimpinan lain.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ini-isi-puisi-fadli-zon-untuk-dua-tahun-pemerintahan-jokowi-jk

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...