Home / Headline / Shalat Tarawih Tercepat di Blitar, 23 Rakaat Cuma 10 Menit..Penasaran, Lihat Videonya di Youtube

Shalat Tarawih Tercepat di Blitar, 23 Rakaat Cuma 10 Menit..Penasaran, Lihat Videonya di Youtube

shalat tarawih tercepat di dunia 28

Salah satu ibadah yang dilakukan di bulan suci Ramadhan adalah melaksanakan Salat Tarawih. Walaupun hukumnya tidak wajib, ibadah ini terasa sangat istimewa bagi umat muslim.

Biasanya, pelaksanaan Salat Tarawih dibarengi dengan witir, ada yang 11 rakaat ataupun 23 rakaat. Pelaksanaannya pun bisa berlangsung selama kurang lebih satu jam.

Namun ternyata di Blitar, Jawa Timur, ada sebuah pondok pesantren melaksanakan salat tarawih dan witir hanya kurang lebih dari 10 menit.

Tidak percaya, coba datangi Pesantren Mambaul Hikam Mantenan, Udanawu, Blitar.

Heboh kemudian muncul, pelaksanaan Salat Tarawih ini diunduh di video Youtube. Ada beberapa video yang diunduh, diantaranya Anda bisa melihatnya di https://www.youtube.com/watch?v=UQyYwlhDoA8 atau https://www.youtube.com/watch?v=J-xOFHJljw4.

Di dalam artikel dari situs dari Naudlatul Ulama (NU), yakni nu.or.id, menyebut bahwa jamaah Salat Tarawih cepat ini pun menarik masyarakat sehingga sangat banyak. Tak kurang dari 5000 orang, baik tua maupun muda setiap malamnya mengikuti Salat Tarawih.

Dari jumlah itu hampir 75 persennya merupakan muda dan mudi. Mereka datang dari wilayah Kediri, Blitar, dan Tulungagung.

Pada artikel itu juga disebutkan pelaksanaan shalat Tarawih secara kilat itu sudah berlangsung secara turun-temurun dari generasi ke generasi, yakni mulai pesantren tersebut didirikan oleh KH Abdul Ghofur sekitar 160 tahun lalu.

Menurut KH Diya’uddin Az-Zamzami, salah seorang pengasuh pesantren Mambaul Hikam,“Saya ini hanya mengikuti apa yang sudah dilakukan oleh para sesepuh. Kami tidak berani mengubahnya.”

Pada situs lain dikatakan pula, pelaksanaan Salat Tarawih cepat dilakukan karena saat itu, masyarakat sulit diajak melaksanakan Salat Tarawih. Sebab mereka tak mau meninggalkan pekerjaan masing-masing.

“Jadi, pendiri ponpes mencetuskan pelaksanaan salat tarawih tapi para pekerja tak terlalu lama meninggalkan pekerjaannya,” sambungnya.

Salat Tarawih cepat itu bisa dilakukan karena sang imam Tarawih hanya mengerjakan doa yang wajib-wajib misalnya niat, takbirotul ihram, baca Fatihah plus ayat pendek Al-Qur’an hingga salam.

“Doa ruku’, kita singkat cukup ‘Subhanallah. Lainnya hanya Allah-Allah saja.Tahiyat akhir juga hanya sampai bacaan shalawat untuk nabi Muhammad kemudian salam,” imbuh Gus Diya’ yang juga salah seorang Mursyid Thoriqoh Naqshobandiyah Kholidiyah.

Yang jelas, kata Gus Diya’, apa yang dilakukan tidak melanggar syariat, tidak keluar dari ajaran Islam, tidak keluar dari syariat, tidak mengurangi syarat dan rukun shalat.

Sementara itu Wakil Sekretaris PP LDNU H Syaifullah Amin dalam artikel yang sama menuturkan bahwa di sini terjadi perbedaan keberkahan waktu.

Artinya cepat atau lambat tidak mengurangi kekhusyu’an orang yang ibadah. “Sebagian orang memang diberikan kelebihan oleh Allah dalam melipat waktu,” tutur H Amin.

Bagi masyarakat sekitar, melakukan Salat Tarawih tersebut paling lama 10 menit. Dan itu sudah dilakukan sudah berlangsung lama.

 

 

 

 

Baca Juga

Duo Manchester Sedang On Fire, Conte Tak Ambil Pusing

London – Puncak klasemen Premier League kini dikuasai oleh dua klub Manchester. Tapi, performa mengilap ...