Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Sidang Jessica, Ini Berkas Rangga Soal Rp 140 Juta

Sidang Jessica, Ini Berkas Rangga Soal Rp 140 Juta

Sidang kematian Mirna dengan terdakwa Jessica, memunculkan polemik baru terkait uang Rp 140 juta yang menyeret Rangga Dwi Saputra.

Sidang Jessica, Ini Berkas Rangga Soal Rp 140 Juta

Meski sudah berulang kali dibantah keluarga mendiang Mirna, kubu Jessica tetap penasaran untuk mengungkap keberadaan duit Rp 140 juta yang disebut-sebut diterima Rangga Dwi Saputra setelah kematian Mirna. Dana itu disebut sebagai imbalan dari suami Mirna, Arief Soemarko.

Arief pun sudah membantahnya, bahkan Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti juga angkat suara. Namun pihak Jessica tetap ingin ada penjelasan mengenai dana Rp 140 juta itu. Apalagi fakta tersebut ditemukan dalam satu bundel berkas berita acara pemeriksaan (BAP).

Tim pengacara Jessica pun menunjukkan berkas terkait uang Rp 140 juta oleh Rangga kepada awak media. Berkas itu tertulis di kertas dengan logo di atasnya RSUP Nasional Dr Cipto Mangunkusumo.‎ Namun lembaran itu berada di dalam satu bundel BAP yang dimiliki tim pengacara Jessica.

Berikut keterangan lengkap “curhatan” Rangga soal dana Rp 140 juta yang ditudingkan kepada dirinya, seperti yang dilansir Liputan6:

‎”Menurut terperiksa, setelah kejadian tersebut, banyak orang yang datang ke restoran untuk mencari dirinya, sehingga namanya harus disamarkan demi keamanan dirinya. Terperiksa sempat merasa was-was dan lebih berhati-hati terutama tiga hari setelah kejadian.

Terperiksa juga menceritakan bahwa sempat ada orang yang datang mengaku sebagai anggota untuk mencari dirinya. Menurut terperiksa, orang tersebut mengatakan bahwa terperiksa menerima uang sebesar Rp 140 juta rupiah ke rekeningnya untuk membunuh Mirna, dan orang tersebut memiliki bukti tentang hal ini.

Terperiksa menceritakan saat itu dia dan manajernya langsung pergi untuk mencetak daftar transaksi selama satu bulan terakhir pada buku tabungan milik terperiksa dan tidak ditemukan adanya transaksi seperti yang dituduhkan orang tersebut. Menurut terperiksa, orang tersebut kemudian langsung dilaporkan dan dibawa ke kantor polisi. Terperiksa menyatakan semenjak kejadian itu dia selalu diberi tugas shift sore agar tidak terlalu banyak dicari orang”‎

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...