Home / Berita / Sidang Jessica; Psikolog UI Berikan Keterangan Soal Parameter Pemeriksaan Kejiwaan Seseorang

Sidang Jessica; Psikolog UI Berikan Keterangan Soal Parameter Pemeriksaan Kejiwaan Seseorang

jessica63345

Pada sidang ke-22 kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin, Psikolog dari Universitas Indonesia (UI) Dewi Taviana Walida membeberkan sejumlah metode untuk mengetahui kepribadian seseorang.

Metode itu antara lain observasi, wawancara, dan tes psikologi. Walaupun psikolog sudah mempunyai data yang banyak, tapi tidak bisa langsung membuat kesimpulan.

“Multi data kita bisa langsung membuat kesimpulan, misal kalau kita kakukan observasi kita juga harus melakukan konfirmasi, melalui wawancara dan juga ditambah dengan tes psikologi,” ujar Dewi di PN Jakpus, Senin (19/9).

Pengacara Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan  langsung menanyakan soal keterangan ahli psikologi, dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU), Antonia Ratih yang selalu menerangkan suatu kejadian umum mengenai perilaku seseorang.

“Pada waktu close bill, saya sudah lakukan observasi nah umumnya, sebenarnya ukuran yg dipakai untuk umumnya lazimnya itu apa sih?” tanya Otto.

Dewi menjawab, ada  beberapa parameter yang dilakukan untuk memeriksa kejiwaan seseorang. Pertama harus dilakukan perbandingan dengan perilaku terperiksa, dalam situasi dan konteks yang berbeda. Kedua, parameter statistika pengukuran survei.

“Karena menyangkut budaya, jadi harus melakukan penelitian,” jelas Dewi.

Kemudian ketiga, menentukan cerdas terhadap seseorang, itu ada norma psikologi yang berlaku, yang sebelumnya dilakukan penelitian psikologi.

“Kalau kita pakai ukuran kelaziman, itu bisa banyak, kita teliti orang ini melakukan berapa kali, kemudian kita ukur,” imbuhnya.

 

 

Baca Juga

‘Fitur Pantau Lokasi di WhatsApp Bikin Hidup Makin Rumit’

Jakarta – Live Location sudah hadir di WhatsApp dan bisa dipakai saat ini di Indonesia, ...