Home / Berita / Sidang Jessica; Soal Jessica Taruh Tas Kertas di meja, Ini Penjelasan Ahli Psikologi

Sidang Jessica; Soal Jessica Taruh Tas Kertas di meja, Ini Penjelasan Ahli Psikologi

sidang-jessica646

 

Ahli psikologi Universitas Indonesia Dewi Taviana Walida Haroen memamparkan sejumlah kemungkinan alasan terdakwa Jessica Kumala Wongso meletakkan tas kertas di atas meja 54 Kafe Olivier, ketika bersaksi dalam sidang ke-22 kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (19/9).

“Contohnya saya sendiri, Bapak lihat, tas saya letakkan dimana? Kenapa saya letakkan di sini (di atas meja) kira-kira?” ujar Dewi menjawab pertanyaan Otto Hasibuan, pengacara Jessica.

“Biar bisa dilihat orang lain, atau karena harga tasnya mahal kali ya? Atau karena tak ada kursi?” demikian jawab Otto.

Dewi selanjutnya kemudian menjawab bahwa menilai perilaku meletakkan tas tidak bisa dilakukan menggunakan ukuran kelaziman seperti yang pernah dikatakan ahli psikologi sebelumnya dalam persidangan.

“Bisa karena takut dicuri, sudah terbiasa, macam-macam jawabannya. Kalau kita pakai ukuran kelaziman, bisa bahaya Pak,” jelasnya.

Sementara itu Jaksa Penuntut Umum kemudian bertanya, apakah bisa perilaku Dewi meletakkan tas di meja ruang sidang bisa dibandingkan dengan dengan tindakan Jessica meletakkan tas kertas di Kafe Olivier saat Mirna minum kopi yang telah dicampuri sianida.

Dewi mengungkapkan bahwa untuk mengetahui perilaku seseorang harus dilakukan pemeriksaan mendalam, apakah orang itu punya kebiasaan meletakkan tas di atas meja atau tidak.

“Kenapa taruh tas di atas meja? Mahal atau kotor di bawah. Ada kesimpulan yang bisa dipertanggungjawabkan,” sambung Dewi.
 

Baca Juga

14 Investasi Bodong Ditutup, dari Mandiri Financial Hingga Investindo Amazon

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghentikan kegiatan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi tanpa ...