Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Sidang MKD : Ini Alasan Maroef, Kenapa Lapornya ke Menteri ESDM, Bukan ke Penegak Hukum

Sidang MKD : Ini Alasan Maroef, Kenapa Lapornya ke Menteri ESDM, Bukan ke Penegak Hukum

Maroef-Sjamsoeddin-JT1

Anggota Majelis Kehormatan Dewan mencecar Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin dengan sejumlah pertanyaan. Salah satu pertanyaan datang dari anggota MKD Bakrie.

Bakrie adalah anggota MKD dari Fraksi Partai Amanat Nasional yang menanyakan alasan Maroef melaporkan pertemuannya dengan Ketua DPR Setya Novanto dan pengusaha minyak Reza Chalid ke Menteri ESDM, bukan Kepolisian dan Kejaksaan sebagai penegak hukum.

“Kenapa dilaporkan ke Menteri ESDM bukan ke penegak hukum, apakah ada maksud lain?” tanya Bakrie

Maroef menjelaskan bahwa hal itu dilakukan karena Menteri ESDM adalah penanggung jawab sektor energi.

“Tidak ada maksud lain, saya melaporkan ke penanggung jawab sektor yang berkompeten menyelesaikan masalah ini,” demikian Maroef di dalam sidang MKD di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/12).

Kemudian Bakrie juga menanyakan alasan Maroef yang meneruskan pertemuannya dengan Novanto dan Reza jika tahu bahwa hal itu akan melanggar hukum.

“Dari hasil pertemuan di Ritz-Carlton sudah jelas pembicaraan itu di tengah akan melenceng, kenapa masih dilanjutkan pembicaraannya? Apakah ada niat lain untuk melakukan ini, apalagi saat itu Saudara merekam?” tanya Bakrie.

Maroef pun kemudian menjawab bahwa dia sejak awal merasa risih dengan omongan Novanto dan Reza.

“Justru kalau mencermati pembicaraan ini saya yang menghentikan pembicaraan ini,” ujar Maroef.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...