Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Sidang Perdana tetap Dimulai Hari ini Meski OC Kaligis Alami Gangguan Pembuluh darah

Sidang Perdana tetap Dimulai Hari ini Meski OC Kaligis Alami Gangguan Pembuluh darah

OC Kaligis
OC Kaligis

Sidang perdana kasus suap Majelis Hakim PTUN  yang melibatkan terdakwa OC Kaligis akan dimulai hari ini Kamis 27 Agustus di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, dengan agenda pembacaan dakwaan. Namum menjelang sidang dilakukan, mencuat kabar kalau OC Kaligis mengalami masalah pembuluh darah di otaknya.

“Gejala penyakit ini, sejak sebelum ditahan. Meski telah diperiksa oleh tim Ikatan Dokter Indonesia (IDI), belum ada tindaklanjut medis yang dilakukan.  Pemeriksaan kemarin baru observasi, ” ujar Humphrey Djemat, kuasa hukum OC Kaligis.

Meski demikian, KPK tetap berencana akan menghadirkan OC Kaligis pada sidang hari ini. Sedianya sidang tersebut dilakukan Kamis (20/8/3015) lalu, namun Kaligis mengaku sakit dan tidak dapat menjalani sidang.

Kuasa hukum Kaligis, Johnson Panjaitan mengatakan, Kaligis tidak menolak untuk hadir dalam sidang. Namun, kata dia, Kaligis ingin segera dapat tindakan medis atas penyakit yang dideritanya berdasarkan pemeriksaan dokter. “Pak OC meminta kepada hakim agar diperbolehkan melakukan tindakan medik tentang penyakitnya di pembuluh otak sesuai observasi dokter,” kata Johnson.

Dalam persidangan sebelumnya, jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi, Ahmad Burhanuddin mengatakan, saat dijemput di rumah tahanan Pomdam Guntur cabang KPK pada pagi tadi, Kaligis mengaku sakit. Kaligis mengatakan kepada dokter KPK bahwa ada hipertensi, diabetes melitus.

Ahmad menjelaskan, dokter tahanan telah beberapa kali melakukan pemeriksaan kesehatan Kaligis, yaitu pada 14 Juli, 16 Juli, dan 24 Juli 2015. Kaligis ditangani oleh dokter Yohanes dengan keluhan tensi tinggi, lemas, dan pening. Kemudian, dokter menyarankan agar Kaligis dirujuk ke dokter spesialis syaraf. Kaligis pun menyurati KPK pada 24 Juli 2015, yang isinya permintaan dilakukan medical check up secara menyeluruh.

Demi objektivitas, penyidik mengirim surat kepada Ikatan Dokter Indonesia untuk memeriksa Kaligis. Pemeriksaan tersebut telah dilakukan Jumat (21/8/2015) lalu di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Majelis hakim menilai permintaan jaksa untuk mengundur sidang dengan alasan kondisi kesehatan Kaligis dapat diterima.

“Permintaan jaksa penuntut umum beralasan dan dapat dikabulkan. Menetapkan, mengabulkan permohonan jaksa penuntut umum dan memberikan ijin agar OCK diperiksa kesehatannya oleh dokter IDI,” kata hakim.

Sidang perdana perkara dengan terdakwa Otto Cornelis Kaligis dijadwalkan digelar pada hari ini, Kamis (27/8/2015), di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan. Agenda sidang pada hari ini adalah pembacaan dakwaan perkara suap kepada majelis hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara di Medan.

“Diputuskan, sidang diundur untuk Kamis, 20 Agustus 2015,” ujar Ketua Majelis Hakim Sumpeno di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dalam sidang sebelumnya, Kamis (20/8/2015).

Sedianya, sidang perdana dilakukan pada Kamis lalu. Namun, Kaligis menolak hadir karena kondisi kesehatannya tidak prima untuk menjalani sidang sehingga hakim memutuskan untuk ditunda. Permintaan mengundur jadwal sidang diutarakan jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi, Ahmad Burhanuddin.

Ahmad mengatakan, saat dijemput di rumah tahanan Pomdam Guntur cabang KPK, Kaligis mengaku sakit. Ia mengatakan kepada dokter KPK ada keluhan hipertensi dan diabetes melitus. Ahmad menjelaskan, dokter tahanan telah beberapa kali melakukan pemeriksaan kesehatan Kaligis, yaitu pada 14 Juli, 16 Juli, dan 24 Juli 2015. Kaligis ditangani oleh dokter Yohanes dengan keluhan tensi tinggi, lemas, dan pening. Kemudian, dokter menyarankan agar Kaligis dirujuk ke dokter spesialis syaraf.

Kaligis pun menyurati KPK pada 24 Juli 2015, yang isinya permintaan dilakukan medical check up secara menyeluruh. Demi objektivitas, penyidik mengirim surat kepada Ikatan Dokter Indonesia untuk memeriksa Kaligis. Pemeriksaan tersebut telah dilakukan Jumat (21/8/2015) lalu di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Majelis hakim menilai permintaan jaksa untuk mengundur sidang dengan alasan kondisi kesehatan Kaligis dapat diterima.

“Permintaan jaksa penuntut umum beralasan dan dapat dikabulkan. Menetapkan, mengabulkan permohonan jaksa penuntut umum dan memberikan ijin agar OCK diperiksa kesehatannya oleh dokter IDI,” kata hakim. -ant/trib

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...