Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Sindir Trump, Hillary Tegaskan : Saya Siap jadi Pemimpin untuk Kuatkan Dunia

Sindir Trump, Hillary Tegaskan : Saya Siap jadi Pemimpin untuk Kuatkan Dunia

hillary4445

 

Bekas First Lady dan Sekretaris Negara Hillary Clinton bersedia jadi calon presiden dari Partai Demokrat dalam pemilu presiden Amerika Serikat (AS) mendatang. Di dalam pidatonya, Hillary menyatakan siap menjadi pemersatu, menjadi pemimpin yang berpengalaman untuk menguatkan dunia yang stabil dan secara agresif menantang kemampuan lawannya, Donald Trump, untuk melakukan hal yang sama.

“Bayangkan dia di Kantor Oval, menghadapi krisis yang nyata. Seorang pria yang bisa anda pancing dengan sebuah tweet bukanlah orang yang bisa kita percayai dengan senjata nuklir,” ujar Hillary seperti dikutip dari Belfast Telegraph, Jumat (29/7).

Hillary menambahkan bahwa AS membutuhkan pemimpin yang akan bekerja dengan sekutunya untuk membuat AS aman. Pemilihan presiden menyajikan pilihan yang mencolok terhadap keamanan nasional dimana AS menghadapi musuh yang telah ditentukan dan harus dikalahkan. Ia mengatakan masyarakat menginginkan kepemimpinan yang mantap, bersumpah untuk berdiri dengan sekutunya, NATO, terhadap setiap ancaman Rusia.

Kemudian Hillary juga berjanji akan mengalahkan ISIS dengan serangan udara dan dukungan untuk pasukan darat lokal sembari memberikan otorisasi yang besar kepada intelijen guna mencegah serangan teroris.

“Kami akan menang,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Hillary membantah tudingan Trump yang menyatakan dirinya akan mencabut Amandemen Kedua.

“Saya disini bukan untuk mengambil senjata Anda. Saya hanya tidak ingin Anda ditembak oleh seseorang yang seharusnya tidak memiliki senjata di sebuat tempat,” terangnya.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...