Home / Berita / Nasional / Soal Hukuman Kebiri, Menkumham : Itu Hukuman Tambahan dan jadi Kewenangan Hakim

Soal Hukuman Kebiri, Menkumham : Itu Hukuman Tambahan dan jadi Kewenangan Hakim

kebiri-kimia-ilustrasi-_666

 

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mengatakan kalau hukuman kebiri terhadap pelaku kejahatan seksual terhadap anak-anak menjadi kewenangan mutlak hakim yang menyidangkan perkara itu di pengadilan.

“Hakim di pengadilan yang menentukan. Itu hukuman tambahan. Jadi terserah hakim,” ujarnya seusai acara pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Kepegawaian oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Kamis (26/5) seperti dikutip dari Antara.

Ditambahkan olehnya, hakim tentu akan mempertimbangkan tingkat keparahan korban dan berulangnya kasus tersebut sebelum memutuskan seorang terdakwa kasus kejahatan seksual layak mendapatkan hukuman kebiri.

Hukuman kebiri itu, kata Yasonna, akan dilakukan dengan cara memberikan suntikan cairan kimia, seperti halnya hukuman mati yang berlaku di beberapa negara.

“Tentunya pula hakim tidak akan mudah memutuskan hukuman kebiri. Pasti hakim akan meminta pendapat para ahli,” terangnya.

Soal adanya penolakan sejumlah dokter atas hukuman kebiri tersebut, Menkumham berkomentar, “memang tugas dokter menyembuhkan, bukan menyakiti pasien. Namun di beberapa negara dokter melakukan eksekusi terpidana mati dengan memberikan suntikan.”

 

 

 

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...