Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Soal Insiden di Laut Natuna, DPR Peringatkan China

Soal Insiden di Laut Natuna, DPR Peringatkan China

Mahfud_Siddiq

Komisi I DPR mendukung nota protes yang disampaikan pemerintah melalui Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi‎ soal aksi kapal penjaga pantai China di Laut Natuna. Sebabnya, aksi kapal penjaga pantai China di Laut Natuna‎ dianggap terjadi pelanggaran serius.

‎”Saya mendukung nota protes pemerintah Indonesia melalui Menlu Retno Marsudi kepada pemerintah China dalam kasus pelanggaran wilayah perairan Indonesia oleh kapal nelayan dan armada coastguard China,” kata Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq ‎kepada wartawan melalui pesan singkat, Selasa (22/3).

Komisi I DPR pun mengingatkan pihak China seharusnya menjaga bangunan kepercayaan (trust building) dengan Indonesia.‎ Sebab, insiden pelanggaran yang dilakukan pihak China dinilai dapat menggoyahkan pondasi bangunan kepercayaan kedua negara yang sedang dibangun.

“Pemerintah China harus sungguh-sungguh merespons nota protes Indonesia ini, jika tidak maka China akan bisa kehilangan teman dalam peran-peran yang sedang dikembangkannya di kawasan ini,” imbuhnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Menteri KKP Susi Pudjiastuti menyayangkan sikap pemerintah China (Tiongkok) yang seakan berada di belakang aksi illegal fishing di perairan Natuna yang baru saja digagalkan tim Satgas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Ketika itu, saat penyidik KKP akan menarik kapal ikan ilegal milik nelayan China, KM Kway Fey 10078, coastguard China justru menabraknya. Hal itu diduga agar kapal tidak dibawa ke Indonesia untuk diinvestigasi lebih jauh dan ditenggelamkan.

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...