Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Soal Kasus Sumber Waras, Komisi III Akan Undang Lagi Mantan Pimpinan KPK, Ini Alasannya

Soal Kasus Sumber Waras, Komisi III Akan Undang Lagi Mantan Pimpinan KPK, Ini Alasannya

rs sumber waras9

Komisi III DPR mengundang bekas pimpinan KPK untuk menjelaskan duduk persoalan dugaan korupsi proyek pembelian sebagian lahan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras. Tetapi, mantan Plt Ketua KPK Taufiqurrahman Ruki menolak hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Komisi Hukum tersebut.

Tidak patah semangat, Komisi III pun ngotot kirim undangan lagi. Komisi III beralasan keterangan dari bekas pimpinan KPK tersebut penting untuk ungkap kasus pembelian lahan RS Sumber Waras.

“Karena Bapak Ruki dan kawan-kawan menolak hadir undangan Komisi III hari ini terkait kasus Sumber Waras, maka kita akan undang kembali usai reses sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam tata tertib dewan dan UU MD3,” ujar Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo, Selasa (26/4).

Menurutnya, KPK pada era Ruki yang meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit investigatif terkait pembelian lahan RS Sumber Waras. Hasilnya ditemukan kerugian negara. DPR ingin mengetahui apa alasan KPK melakukan investigasi ulang.

“Karena keterangan yang bersangkutan tentang mengapa KPK ketika itu sampai meminta BPK lakukan audit investigasi dengan tujuan tertentu, sangat penting bagi dewan dan masyarakat terkait kasus Sumber Waras,” imbuhnya.

Ditambahkan oleh Bambang, kalau KPK meminta BPK melakukan audit investigasi, tentu tak sembarangan. Harusnya KPK telah mengantongi barang bukti awal.

“Seingat kami, permintaan audit investigasi kepada BPK selaku auditor negara itu paling tidak ada bukti permulaan yang cukup adanya dugaan tindak pidana korupsi (mark-up) dan bukan soal ada atau tidak adanya niat jahat,” imbuhnya.
 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...