Home / Berita / Ibu Kota / Soal Pemberlakuan Sistem Ganjil Genap, Ahok yakin akan Membuat Masyarakat Berlaku Curang

Soal Pemberlakuan Sistem Ganjil Genap, Ahok yakin akan Membuat Masyarakat Berlaku Curang

macet di jakarta7

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana bakal memberlakukan sistem plat nomor ganjil genap untuk mengendalikan kendaraan roda empat. Uji coba pemberlakuan sistem ini sendiri akan dimulai tanggal 27 Juli 2016 mendatang.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok mengungkapkan bahwa pemberlakuan sistem pembatasan kendaraan ini akan membuat masyarakat berlaku curang. Salah satu caranya adalah dengan mempunyai dua plat nomor kendaraan.

“Kan kayak di Hongkong ada plat yang kalau dipencet bisa balik platnya berubah ketuker. Saya kira enggak papa, tapi itu kan pidana,” ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/7).

Mesk demikian, langkah untuk mengatasi kemacetan ibu kota ini tetap akan diberlakukan. Sebab, Ahok memercayai kalau warga akan kapok jika sudah ada pelanggar ditindak tegas petugas kepolisian nantinya.

“Kamu ngeri enggak kalau lewat di lampu merah ada petugas periksa STNK? Kalau ketauan memalsukan ya kena pidana,” jelasnya.

Kalau petugas kepolisian dibantu dengan Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta menindak para pelanggar, Ahok yakin aturan ini akan berjalan baik dan lancar.

Seperti diketahui, kalau sistem ganjil-genap rencananya akan diterapkan di sembilan titik lokasi dengan pengawasan petugas polisi, Dishub dan kamera pengawas CCTV.

Sembilan lokasi itu di antaranya simpang Patung Kuda, Kebon Sirih, Sarinah, Bundaran HI, Bundaran Senayan, CSW, Gatot Subroto (traffic light di bawah fly over Kuningan), Mampang (traffic light di bawah fly over Tendean), HOS Cokroaminoto.

 

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...