Home / Berita / Soal Penangkapan Istri Santoso, Panglima TNI : TNI sangat Menjunjung Tinggi HAM

Soal Penangkapan Istri Santoso, Panglima TNI : TNI sangat Menjunjung Tinggi HAM

istri-santoso-

 

Istri Santoso Jumiatun Muslimayatun alias Delima ditangkap hidup-hidup karena tak bersenjata oleh Tim Batalion 303 Rider Kostrad, yang menjadi bagian dari Satgas Tinombala. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengungkapkan TNI menjunjung tinggi HAM.

“Nah karena tidak bersenjata ya harus hidup. Karena prinsipnya TNI adalah tidak boleh menembak orang yang tidak bersenjata karena dalam operasi apapun juga TNI selalu menjunjung tinggi hak asasi manusia,” kata Gatot setelah menghadiri upacara pembukaan Kejuaraan Nasional Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) 2016 di Oesman Sapta Odang (OSO) Sports Center, Komplek Grand Wisata, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (23/7).

Ditambahkan olehnya, TNI sangat paham HAM. Karena itu TNI hanya akan menembak orang-orang yang memegang senjata.

“Contoh yang paling hakiki (TNI junjung tinggi HAM) itu saat pembebasan sandera di Woyla, Thailand (tahun 1981). Karena menjunjung tinggi HAM menyelamatkan para sandera maka tidak ada satu sandera pun jadi korban tapi justru karena kehati-hatian jangan sampai melanggar HAM justru anggota Kopasus jadi korban, nah ini bukti yang nyata,” jelas Gatot.

Baca Juga

Pria yang Jatuh dari Lantai 5 Tunjungan Plaza 1 Diduga Bunuh Diri

Surabaya – Seorang pria tewas setelah terjatuh dari lantai 5 Tunjungan Plaza (TP) 1 Surabaya. ...