Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Soal Pencatutan Nama, Amien Rais Angkat Bicara : Dibuka Saja, Hajar Terus Sampai Selesai!

Soal Pencatutan Nama, Amien Rais Angkat Bicara : Dibuka Saja, Hajar Terus Sampai Selesai!

amien rais

Dugaan skandal pertemuan Ketua DPR Setya Novanto dan pimpinan PT Freeport yang mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden terus saja bergulir luas. Sejumlah tokoh buka suara mengomentari hal itu.

Kali ini, mantan Ketua MPR Amien Rais buka suara dimana berharap masalah itu diusut sampai tuntas.

“Siapa sih itu yang meras-meras itu? Katanya Ketua DPR, katanya ada tokoh yang lebih berat lagi, di buka saja,” ujar Amien Rais setelah menghadiri Resepsi Milad ke-106 Muhammadiyah di sportorium kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (18/11) malam.

Amien Rais menyebut kalau kasus ini berani dibuka sampai tuntas, maka Indonesia akan menjadi bangsa besar. Tetapi kalau tidak pernah diungkap, maka sampai kapanpun Indonesia tidak akan pernah jadi bangsa besar.

Karena, sambung Amien, bangsa yang berjiwa besar adalah berani membuka kesalahan apapun. Namun selain penuntasan kasus skandal Novanto-PT Freeport, Amien juga meminta kasus korupsi anak perusahaan pertamina, Petral dibuka semuanya.

Apalagi data-data dan orang-orangya masih ada semua. Hal ini demi kebaikan bangsa, meski akan banyak orang-orang besar yang terkena.

“Jadi dua masalah besar ini Freeport yang geger itu dibuka total, dan Rp 250 triliun yang dimakan petinggi-petinggi Petral juga dibuka apa adanya,” jelasnya.

Mungkin, lanjut Amien, yang terkena orang nomor satu, nomor dua, menteri, gubernur, nggak apa-apa. Hajar saja, hajar terus sampai selesai.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...