Home / Headline / Soal Perda, Ternyata ada 111 Peraturan Mendagri Turut Dicabut, Ini Alasannya

Soal Perda, Ternyata ada 111 Peraturan Mendagri Turut Dicabut, Ini Alasannya

perda ilustrasi

 

Pemerintah membatalkan 3.143 peraturan daerah (perda) atau peraturan kepala daerah (perkada) sebab dianggap bertentangan dengan peraturan di atasnya. Dan, ternyata ada 111 Peraturan Mendagri (Permendagri) yang turut dihapus dalam 3.143 perda itu.

Dirjen Otda Kemendagri Soni Sumarsono mengatakan 111 Permendagri yang dihapus itu bukan karena isinya bermasalah, tapi memang karena mengikuti ketentuan di atasnya yang dihapus juga.

“Salah satunya misal pembatalan mengenai HO (Hinder Ordonantie) itu izin gangguan. Itu kan sumbernya Permendagri,” papar Soni usai diskusi tentang Perda di kantor MUI Jl Proklamasi, Jakarta, Selasa (21/6).

“Bukan (bermasalah), karena keinginan kita untuk mempercepat,” tambahnya.

Dijelaskan Soni, 3.143 perda itu dihapus karena arahan Presiden yang mendorong daya saing nasional. Di antaranya untuk menyederhanakan aturan, memangkas izin dan meningkatkan investasi. Presiden sering menyebut ‘easy of doing bussiness’.

“Kamu saya tanya saja, kamu mau nggak mengurus usaha tapi izinnya ruwet? Nggak mau kan? Mau nggak bayar KTP? Nggak mau kan. Makanya seperti ini dibatalkan biar mempermudah pelayanan,” jelas Soni.

“Terus perizinannya 5 instansi, maka peraturan Permendagri kita hapuskan supaya pelayanan satu pintu. Jadi dibatalknan itu untuk memperbaiki, meningkatkan kualitas pelayanan, bukan karena bermasalah, tapi ingin lebih baik,” terangnya.

Adapun secara rinci dari 3.143 peraturan yang dihapus, yaitu 1.267 adalah Perda/Perkada provinsi, kabupaten atau kota yang dibatalkan gubernur. Lalu 1.765 perda/perkada provinsi, kabupaten atau kota yang dibatalkan mendagri, dan 111 Permendagri yang dicabut oleh mendagri.

 

 

Baca Juga

Menteri PPPA akan Survei Besar-besaran soal Kekerasan Anak di 2018

Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise mengatakan angka kekerasan terhadap ...