Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Soal Prostitusi Untuk Kaum Gay, Ini Reaksi Puan Maharani

Soal Prostitusi Untuk Kaum Gay, Ini Reaksi Puan Maharani

“Itu kejahatan luar biasa” ungkap Puan Maharanidi Kemenko PMK, Jumat (2/9/2016).

Soal Prostitusi Untuk Kaum Gay, Ini Reaksi Puan Maharani

Seperti yang diketahui jika polisi sudah menangkap tiga orang tersangka kasus prostitusi anak untuk kaum gay. Awalnya polisi menangkap AR yang berperan sebagai mucikari. Kemudian dua orang lainnya ditangkap pihak kepolisian.

Mucikari berinisial U dan pelanggan E ditangkap di Pasar Ciawi, Bogor Jawa Barat. Setelah dilakukan pendalaman, diketahui korban AR mencapai 99 orang. Polisi masih memburu mereka yang terlibat, terutama para pelanggan.

Soal prostitusi ini juga menjadi perhatian Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani. Politisi PDIP itu mengatakan kasus penjualan anak di bawah umur untuk kaum gay merupakan tindak kejahatan luar biasa.

“Kejahatan yang berkaitan dengan anak-anak di bawah umur dan perempuan itu kejahatan luar biasa” ujar Puan di Kemenko PMK, Jumat, (2/9/2016).

Puan meminta Polri terus melakukan penyidikan secara menyeluruh guna penuntasan kasus tersebut. Saat ini pihaknya masih menunggu laporan hasil penyidikan yang dilakukan Bareskrim Polri. Kemudian ditindaklanjuti oleh kementerian dan lembaga yang terkait agar kejadian tersebut tidak terulang.

“Nanti kalau sudah ada laporannya kami harap tidak terulang kembali dan tentu saja berkaitan dengan anak-anak adalah kejahatan luar biasa”

“Masalah hukum pasti di kepolisian dahulu setelah ada kelanjutan dari penyelidikan dan penyidikan kasus kepolisian” tegas Puan Maharani.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...