Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Ibu Kota / Soal Tewasnya Bagus, Sopir Metromini 640 ditetapkan Jadi Tersangka Karena Mengarang Cerita

Soal Tewasnya Bagus, Sopir Metromini 640 ditetapkan Jadi Tersangka Karena Mengarang Cerita

muhammad-sasih-sopir-metromini-640

 

Pihak Kepolisian akhirnya menetapkan sopir metromini 640 Mohammad Sasih jadi tersangka. Sopir metromini jurusan Pasar Minggu-Tanah Abang tersebut ditetapkan jadi tersangka karena telah lalai dalam berkendara yang menyebabkan karyawan Telkom Bagus Budi Wibowo tewas.

“Sopir sudah kami tetapkan sebagai tersangka sejak semalam. Sopir sudah mengaku telah memberikan keterangan palsu terkait tewasnya Bagus,” ujar Kepala Unit Kecelakaan Polres Jakarta Pusat AKBP Bremen Enrico kepada wartawan, Senin (15/2)

Untuk menghindari amuk masa, Sasih pun mengarang cerita. Di dalam skenario, Bagus tewas setelah dirampok oleh empat pria di dalam metromini. Setelah dirampok, Bagus kemudian didorong ke luar hingga kepalanya terbentur trotoar.

Ditambahkan oleh Bremen, sebelum Bagus meninggal, Sasih sempat menceritakan kronologis kecelakaan itu kepada dokter. Sampai kini, teka teki kematian Bagus masih diselidiki.

“Saat itu metromoni melaju dengan kecepatan 10 hingga 20 kilometer per jam. Kami juga masih mencari ponsel korban. Apa ponsel itu dicuri atau korban memang tidak bawa,” ungkap Bremen.

Sementara itu kernet metromini Muhammad Endang, 35, masih berstatus sebagai saksi.

Atas kelalaiannya, Sasih dijerat pasal 310 ayat 4 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian, juncto pasal 124 ayat 1 huruf b tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan.

Seperti diketahui kalau Bagus meninggal dunia pada Sabtu 13 Februari 2016. Dia tewas setelah dua hari dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ahok-sindir-anies-baswedan-soal-kip

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...