Home / Berita / Politik / Soal Tudingan Manipulasi KTP, Teman Ahok bilang : Pemalsuan KTP yang dilakukan Eks Relawan Tindak Pidana…!

Soal Tudingan Manipulasi KTP, Teman Ahok bilang : Pemalsuan KTP yang dilakukan Eks Relawan Tindak Pidana…!

teman_ahok_konpers8

Teman Ahok memastikan tidak ada manipulasi dalam pengumpulan KTP pendukung Ahok yang tembus verifikasi internal. Manipulasi semacam tersebut adalah tindakan pidana.

Seperti diketahui Richard Sukarno, eks relawan Teman Ahok, memang mengungkapkan dirinya dipecat karena curang dalam mengumpulkan KTP. Ia mengakui praktik curang dalam pengumpulan KTP dilakukannya karena uang.

“Kalau saya jujur kita dikejar target. Saya sering data KTP dari timur diputar ke barat. Kalau saya iya (melakukan barter), yang ngajarin itu korpos kita. Ya sudah kita mainin aja KTP karena kita kejar target. Kalau yang real itu yang di booth lalu kita taruh di warung-warung mereka itu ngisi dengan sadar, tapi yang modus-modus kaya gini itu mereka barter,” papar Richard, penanggung jawab dari Kelapa Dua Jakarta Barat dalam jumpa pers di Restoran Dua Nyonya, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (22/6).

Disamping Richard, hadir juga Paulus Romindo penanggung jawab Kamal Jakarta Barat, Dodi Hendaryadi, penanggung jawab Pinang Ranti Jakarta Timur, Khusnul Nurul dari Jati Baru Jakarta Pusat, dan Dela Novianti yang tidak memberikan keterangan.

Richard mengaku bila ditemukan KTP ganda oleh pengurus pusat Teman Ahok maka akan dikembalikan. Namun demikian, tidak jarang juga data yang diberikan oleh Richard dan eks PJ wilayah ini juga lolos verifikasi.

Tentang hal ini Teman Ahok memberikan klarifikasi bahwa tidak benar ada yang lolos semacam itu. Tindakan semacam itu ditegaskan sebagai tindakan pidana.

“Terkait dengan pemalsuan KTP ini bisa dipidanakan (yang dilakukan oleh pihak Richard cs) kami mendukung para pemilik KTP yang dipalsukan untuk memperkarakan ini secara hukum. Ini di luar pengetahuan kami sebagai organisasi dan kami akan support dengan data-data yang dibutuhkan,” ujar juru bicara Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas, melalui siaran pers yang dimuat di website Teman Ahok, Rabu (22/6).

Orang-orang yang menyerang dengan tudingan-tudingan miring itu juga sudah dikeluarkan dari Teman Ahok. Sebabnya ya karena tindakan curang itu.

“Petugas di Markas Pusat akan memperhatikan keanehan di tanda tangan, dan nomor HP. Dan secara random akan mengecek nomor HP dikonfirmasi, dan menelepon tanda tangan yang dicurigai. Semua formulir akan ditandai dan diberi kode, sehingga kita bisa tahu dari posko mana formulir ini berasal, dan setiap itu ada bukti tanda terima. Untuk yang ketahuan curang, KTP mereka Tidak akan dihitung dan akhirnya kita keluarkan,” jelas Amalia.

Namun demikian, Amalia mengakui memang tidak selamanya sistem kita berhasil. Teman Ahok juga mengaku kecolongan.

“Dalam acara (jumpa pers-red) Pak Richard cs, kami juga melihat ada beberapa PJ posko aktif yang datang, namun memang tidak bicara banyak. Mungkin ada hubungan solidaritas, karena setelah dicek Posko tersebut, formulirnya bisa dikonfirmasi. Meski jumlahnya tidak sampai ribuan, kami akan cek lebih lanjut KTP yang dikumpulkan oleh Posko Aktif dari Pak Richard cs,” tegasnya.

 

 

Baca Juga

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...