Home / Berita / Soal Vaksin Palsu, Anggota DPR : Jangan Sepenuhnya Salahkan Dokter dan RS

Soal Vaksin Palsu, Anggota DPR : Jangan Sepenuhnya Salahkan Dokter dan RS

vaksin-palsu-bayi-

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengimbau pada pemerintah jangan langsung menyalahkan dokter dan rumah sakit (rs) terkait penyebaran vaksin palsu. Karena menurut Fahri, pihak RS dan para dokter juga adalah korban.

“Mereka juga korban karena pemerintah tidak mengawasi dengan cermat peredaran vaksin palsu. Mereka itu konsumen juga, karena disuplai melalui jalur resmi,” ujar Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/7).

Ditambahkan pula, pemerintah justru perlu melakukan investigasi agar mengetahui proses masuknya vaksin palsu itu ke dalam sistem distribusi resmi yang kabarnya dikuasai oleh hanya satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Kecuali terbukti bahwa secara institusi rumah sakit itu memang terlibat sebagai bagian dari jaringan pengedaran vaksin palsu. Jangan korbankan perawat, dokter, klinik dan rumah sakit, karena dalam jalur peredaran obat atau vaksin, keempat unsur ini adalah user,” paparnya.

Fahri menyampaikan sampai sejauh ini belum ada prosedur standar pengujian asli atau tidaknya obat vaksin yang dapat dilakukan oleh user. Menurutnya, dalam peredaran vaksin palsu,  produsen, distributor dan penjual yang seharusnya ditelusuri dan diusut.
 

 

Baca Juga

Asal-Usul Kaki Valentino Rossi Suka Turun Saat di Tikungan

Jakarta – Pastinya bagi para penggemar pebalap MotoGP Valentino Rossi sering memperhatikan idolanya itu menurunkan ...