Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Soal Vaksin Palsu, Menkes Tegaskan : ini Tidak Terkait Dengan Profesi

Soal Vaksin Palsu, Menkes Tegaskan : ini Tidak Terkait Dengan Profesi

menkes nilamoeloek5

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menolak melakukan imunisasi kepada anak menyusul adanya kasus vaksin palsu. IDI menilai perkara ini memojokkan profesi dokter.

Sementara Menkes Nila F Moeloek menyebut kalau kasus vaksin palsu merupakan tindak kriminal yang bukan mengatasnamakan profesi.

“Saya nggak tahu ya, saya nggak bisa jawab kenapa dia merasa tersudutkan. Tapi saya kira kalau betul-betul ada dokter yang melakukan perbuatan ini ya ini kriminal,” jelas Nila setelah rapat dengan Komisi IX di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/7).

Dalam kasus vaksin palsu, dinilai Nila bukan hanya melibatkan dokter semata. Sehingga ini tidak terkait dengan perihal profesi.

“Ini Oknumlah. Karena produsen yang disebut melakukan kan ada mantan perawat? Itu juga kriminal. Jadi kalau saya misalnya dokter juga melakukan itu, saya kriminal. Jadi nggak mau menyalahkan,” jelasnya

Kemudian soal dokter-dokter yang tergabung dalam IDI menolak melakukan imunisasi sampai kasus vaksin palsu selesai, Nila belum dapat berkomentar banyak. Tetapi melayani masyarakat disebutnya merupakan hakekat tugas dari seorang dokter.

“Saya belum dengar ya, tapi dokter kan banyak. Kalau cuma satu dokter yang bilang, dokter lain banyak. IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) buktinya dengan kami melakukan kok. Memang tugasnya,” jelasnya Nila.

Sedangkan, Ketua Komisi IX Dede Yusuf menilai bahwa profesi tidak disalahkan dalam kasus vaksin palsu. Ia pun mengimbau agar masyarakat tidak melaukan tindak-tindak anarkis.

“Yang disalahkan adalah oknum, jadi pada dasarnya ini salah dokter, oh nggak bisa, dokter yang baik lebih banyak. Oh ini salah rumah sakit, tidak bisa karena RS yang baik juga lebih banyak,” jelas Dede di lokasi yang sama.
 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...