Home / Berita / Ibu Kota / Sopir Taksi Uber yang Todong Pistol, Dipenjara & Dipecat!

Sopir Taksi Uber yang Todong Pistol, Dipenjara & Dipecat!

Penonaktifan sopir dilakukan per 5 Juli 2016 atau tepat di hari kejadian penodongan di Gambir.

Sopir Taksi Uber yang Todong Pistol, Dipenjara & Dipecat

Insiden penodongan postol ini bermula ketika seorang penumpang bernama Tia bersama ibunya, memesan taksi melalui aplikasi telepon pintar. Tia menumpang dari Jakarta Pusat dan hendak menuju ke Bekasi. Mobil yang ditumpangi adalah Ford Everest.

45 menit berselang, Tia dan ibunya menumpangi mobil tersebut. Namun saat berada di Jalan Ir Juanda Jakarta Pusat, sopir AS meminta Tia dan ibunya turun. Dia menolak untuk mengangkut keduanya karena jalanan ke arah Bekasi macet parah. Tia memprotes sikap AS. Perdebatan dimulai.

Saking kesal, AS menodongkan pistol ke arah Tia. Si sopir mengaku dirinya anggota kepolisian dan menunjukkan lencana kesatuan Polri. Hal tersebut membuat ibunda Tia sampai pingsan karena ketakutan. Tia lalu meminta pertolongan kepada petugas kepolisian yang berjaga di pos.

AS lalu ditangkap. Pistol dan lencana yang digunakannya saat beraksi disita petugas. Kini AS mendekam di sel tahanan Polsek Metro Gambir untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Uber Indonesia menyatakan telah menonaktifkan sopir tersebut.

“Kami telah menghubungi pengguna untuk menyampaikan rasa simpati kami dan mengonfirmasikan bahwa mitra pengemudi yang bersangkutan telah dinonaktifkan dari platform kami” ungkap Head Communication Uber Indonesia, Dian Safitri (Kamis, 7/7/2016).

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...