Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Ibu Kota / Sopir Transjakarta digaji Rp 8,1 Juta/bulan, tapi harus Memenuhi Syarat

Sopir Transjakarta digaji Rp 8,1 Juta/bulan, tapi harus Memenuhi Syarat

74,Angkutan-Umum-Busway-Transjakarta-di-Jakarta

Bicara gaji yang diterima oleh Sopir Transjakarta, sesungguhnya cukup besar sekitar Rp 8,1 juta/bulan. Upah ini setara dengan tiga kali upah minimum provinsi (UMP DKI Jakarta tahun 2014 mencapai Rp 2,7 juta).

Karena gaji yang cukup besar, makanya PT Transjakarta menerapkan syarat yang ketat dalam seleksi penerimaan tenaga sopir.

Direktur Utama PT Transjakarta Antonius Kosasih bahwa para sopir terlebih dahulu melakukan serangkaian tes yang harus diikuti. Setidaknya, ada enam tes yang harus dilalui calon sopir.

Pada seleksi awal adalah tes administrasi. Di tes ini, ujar Kosasih, para calon sopir harus memiliki dokumen surat keterangan catatan kepolisian, surat keterangan bebas narkoba, dan surat izin mengemudi kategori B2 umum.

“Setelah semua dokumen tadi bisa dilengkapi, kami akan melakukan pengecekan usia,” ujar Kosasih.

Dikatakan lebih lanjut, usia untuk menjadi sopir transjakarta tidak boleh terlalu tua, tetapi tidak boleh juga terlalu muda. Rentang usia ideal yang ia sebutkan adalah berkisar antara 26 -46 tahun.

Kenapa tidak boleh terlalu tua? “Karena kegiatan mengemudi, terutama mengemudikan bus, sangat menguras kondisi fisik.
Juga agar masa pengabdian sopir tersebut bisa berlangsung lama,” ungkap Kosasih.

Sementara tidak boleh terlalu muda, sambungnya, karena untuk mendapatkan SIM B2 umum itu harus melewati beberapa tahap, mulai dari harus dapat SIM A dulu, B1, B2, baru B2 umum. Jadi, kalau dia terlalu muda, misalnya umurnya baru 18-20 tahun, kita curiga juga dia dapat SIM B2 umum-nya dari mana.

Setelah dinyatakan lolos tes administrasi, tes berikutnya adalah tes fisik dan tes praktik mengemudi. Pada tes fisik, para calon sopir diwajibkan untuk menjalani sejumlah kegiatan fisik, salah satunya lari keliling lapangan.

Sedangkan pada tes praktik mengemudi, para calon sopir diminta untuk membawa bus di trek yang ada di dalam pool. Disitu akan dilihat bagaimana cara ia mengemudi, meliputi teknik maju, mundur, berputar, dan parkir.

“Kalau enggak bisa parkir, kita enggak akan berani terima,” tegas Kosasih.

Jika kedua tes itu bisa dilalui, tahap seleksi selanjutnya adalah tes wawancara dan psikotes. Ini dimaksudkan untuk melihat kejiwaan dari si calon sopir.

Sementara tes terakhir yang harus dilalui para calon sopir adalah tes kesehatan.

“Terakhir tes kesehatan. Kalau fisiknya bagus, nyetir-nya benar, tetapi buta warna, dia tidak bisa bedain lampu merah, hijau, kuning, kita tidak akan terima,” imbuhnya.

Mengenai apakah para operator lain juga menerapkan hal yang sama dalam proses perekrutan sopir mereka, Kosasih tidak begitu tahu. Tapi yang pasti, ia menyatakan akan segera mewajibkan hal yang sama. Hal itu dilakukan agar semua sopir bus transjakarta, apa pun operatornya, memiliki standar kualitas yang sama.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ahok-sindir-anies-baswedan-soal-kip

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...