Home / DUNIA SEKS 18+ / Artikel / Sperma Bisa Berkurang Kalau Konsumsi Makanan Berlemak?

Sperma Bisa Berkurang Kalau Konsumsi Makanan Berlemak?

107538_sel-sperma_663_382

Setiap laki-laki pastinya menginginkan jumlah spermanya banyak dan berkualitas. Namun tahukah Anda, ternyata sperma bisa sedikit jumlahnya kalau konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh, yang sering ditemukan dalam keju dan daging.

Para peneliti menemukan, bahwa pria muda Denmark yang mengonsumsi makanan lemak jenuh, sebanyak 38 persen konsentrasi spermanya rendah dan 41 persen lebih rendah dalam jumlah sperma di dalam air maninya dibandingkan pria yang makan makanan dengan lemak sedikit.

“Kita tidak bisa mengatakan kalau ini memiliki efek kausal, tapi saya pikir penelitian lain telah menunjukkan kalau asupan lemak jenuh menunjukkan hubungan antara masalah lain dan sekarang berhubungan dengan jumlah sperma,” ungkap Tina Jensen, pemimpin penulis penelitian dari Rigshospitalet di Kopenhagen seperti dikutip Globenews24 beberapa waktu lalu.

Penelitian baru ini bukan yang pertama kalinya  menghubungkan diet dan faktor gaya hidup lainnya dengan produksi sperma dan kualitasnya.

Pada 2011 lalu, peneliti Brasil menemukan bahwa makan biji-bijian seperti gandum, oat, dan barley berkaitan dengan peningkatan konsentrasi sperma dan motilitas, dan buah juga berhubungan dengan kelincahan sperma.

Namun pada penelitian yang dilakukan Jensen dan rekan-rekannya memeriksa 701 pria muda di Denmark usia sekitar 20 tahunan dan mendapat pemeriksaan untuk militer antara 2008-2010.

Para responden itu ditanyakan makanan yang dikonsumsi selama tiga bulan sebelumnya dan memintanya sampel air mani. Selajutnya peneliti membagi responden menjadi empat kelompok, tergantung pada seberapa banyak asupan energi pria yang berasal dari lemak jenuh dan dibandingkan dengan berapa banyak sperma laki-laki diproduksi dalam setiap kelompok.

Para pria yang menerima energi dari lemak jenuh, kurang dari 11,2 persen memiliki rata-rata konsentrasi sperma 50 juta per mililiter air mani dan total jumlah sperma sekitar 163 juta.

Jika dibandingkan dengan 45 juta sperma per mililiter air mani dan jumlah 128 juta pria yang menerima energi dari lemak jenuh lebih dari 15 persen.

Meskipun studi ini tidak menentukan apakah faktor gaya hidup lainnya berhubungan, Jensen mengungkapkan bahwa temuan timnya itu bisa menjelaskan turunnya jumlah sperma di dunia.

Baca Juga

Kuil Emas Berkilau dari Kyoto

Kyoto – Liburan ke Jepang, kunjungi juga Kota Kyoto. Di sini kamu bisa ketemu kuil ...