Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Sri Mulyani Buka Suara : Adanya Tekanan dari Elite Saat Menjadi Menkeu

Sri Mulyani Buka Suara : Adanya Tekanan dari Elite Saat Menjadi Menkeu

-sri-mulyani-indrawati-entertain-feature

Direktur Pelaksana Bank Dunia yang juga Mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan soal tekanan dari para elite dan sejumlah kelompok di Indonesia terkait upaya menegakkan transparansi keuangan.

Pernyataannya itu ia sampaikan pada acara Peluncuran Laporan Survei Keterbukaan Anggaran 2015 di Washington, Amerika Serikat, Jumat (11/9).

“Sebagai mantan menteri keuangan saya dapat memberitahu Anda bahwa membuat anggaran lebih transparan mungkin hal yang benar untuk dilakukan, tetapi ia datang dengan tantangan, termasuk pushback dari elite dan kelompok-kelompok lain yang tidak memiliki kepentingan dalam akuntabilitas atau membuka diri untuk pengawasan dari warga dan badan pengawasan,” tutur Sri Mulyani dalam pidatonya seperti dikutip dari situs resmi Bank Dunia.

Meski demikian, Sri Mulyani tidak merinci para elit dan kelompok tertentu yang menetang transparansi keuangan di Tanah Air.

Terkait keterbukaan anggaran, Sri Mulyani menuturkan bahwa terjadi kemajuan di Indonesia tetapi tidak merata.

“Namun tren secara keseluruhan dan peringkat telah positif : pada tahun 2006 nilai kami adalah 42 poin, dan tahun ini adalah 59 poin,” katanya.

Ditambahkan pula olehnya, transparansi anggaran merupakan hal yang penting dalam meningkatkan hasil pembangunan. Transparansi, lanjutnya, merupakan kunci pembangunan yang harus dijaga oleh pembuat kebijakan dengan mengadopsi tuntutan-tuntutan  masyarakat.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...