Home / Artikel Kesehatan / Sssttt…Ternyata Perokok Punya Resiko Jadi Pengangguran, Lho Kok Bisa? Ini Penjelasannya

Sssttt…Ternyata Perokok Punya Resiko Jadi Pengangguran, Lho Kok Bisa? Ini Penjelasannya

perokok ilustrasi

Nah, bagi para perokok yang sedang mencari pekerjaan, Alangkah lebih baik, mungkin hilangkan kebiasaan itu. Mengapa? Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan kalau orang-orang yang merokok lebih berisiko menjadi pengangguran.

Para peneliti itu menyarankan bahwa jika kebetulan mereka berhasil mendapatkan pekerjaan, ada kemungkinan bahwa gaji yang diterima lebih sedikit dibandingkan dengan karyawan yang tidak merokok. Penemuan itu sendiri dipublikasikan di Journal of American Medical Association dan menyoroti fakta bahwa disamping berdampak buruk bagi kesehatan, merokok juga dapat berdampak negatif pada penghasilan perokok.

“Bahaya merokok bagi kesehatan telah terpancang selama lebih dari 50 tahun, dan sekarang bukti terkumpul bahwa merokok dapat merugikan keberhasilan Anda dalam dunia kerja dan bahkan mungkin mengurangi gaji Anda,” papar Judith J Prochaska, peneliti Journal of American Medical Association.

Pada penemuan itu, sekitar 251 orang diuji dan diamati selama dua bulan. Hampir 56 persen dari non-perokok bisa mendapatkan perkerjaan. Sedangkan hanya 27 persen dari kelompok perokok berhasil mendapatkankan kerja. Disamping itu, peneliti mengungkapkan bahwa non-perokok mendapatkann gaji lebih 5 dolar AS atau setara Rp 50 Ribu per jam.

Sementara itu Carol Fenner, Pencegahan Pengawas di Departemen Kesehatan Wicomico County, menuturkan,”Hal ini cukup banyak fakta diketahui bahwa banyak perokok memiliki masalah kesehatan lebih dari non-perokok. Dan, perokok lebih sering sakit dan mengambil cuti kerja.

 

 

Baca Juga

Firasat Saya, Ibrahimovic Comeback di Tahun Ini

Manchester – Zlatan Ibrahimovic masih menjalani rehabilitasi cedera ligamen lutut. Penyerang Manchester United itu diyakini ...