Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Sudah Siapkah Bank Membiayai di Sektor Kelautan dan Perikanan ?

Sudah Siapkah Bank Membiayai di Sektor Kelautan dan Perikanan ?

Program Nawa Cita yang di usung era pemerintahan Presiden Jokowi, merupakan angin segar bagi industri maritim yang berbasis laut dan perikanan nasional.

Selama ini para bankir begitu enggan jika harus membiayai usaha dibidang kelautan, diantaranya karena faktor resiko yang tinggi, tidak begitu menguntungkan, model bisnis yang tidak jelas dan sampai penjaminan yang belum jelas. Akibatnya usaha di bidang kelautan menjadi tidak berkembang.

Dalam sambutannya pada saat peresmian program Jaring di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan pada hari Senin 11 Mei 2015 Bapak Wakil Presiden mengharapkan adanya penurunan tingkat suku bunga bank saat ini, yang berkisar 13 sampai dengan 14 % dan dihimbau untuk diturunkan menjadi 12 % hingga 12,5 %, dengan bunga sebesar itu diharapkan masyarakat pesisir dapat menikmati kredit perbankan.

Progran Jaring (Jangkau, Sinergi dan Guideline) merupakan program yang diinisiasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan Kementrian Kelautan dan Perikanan. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan adanya peningkatan jumlah lapangan kerja serta mengurangi jumlah pengangguran.

Dengan adanya program ini akan menjadi jembatan atas keraguan dipihak perbankan dalam membiayai di sektor kelautan selama ini. Program Jaring akan memberikan informasi mengenai data base kelautan dan perikanan, pemetaan risiko bisnis, dan dukungan regulasi dari otoritas terkait, serta value chain dan tak kalah penting adalah skema dari pembiayaan tersebut, demikian penjelasan Ketua Komisioner OJK Muliaman D Hadad.

Beberapa bank telah bersedia dan menganggarkan besarnya pembiayaan untuk sektor kelautan dan perikanan ini untuk tahun 2015 seperti Bank BNI memberikan plafond sebesar Rp 1 triliun, BRI menargetkan Rp 3 triliun, Bank Mandiri Rp 1,25 triliun dan Bank Permata sebesar Rp 500 miliar

Bank Bukopin merupakan satu dari delapan bank pelopor pembiayaan pada sektor kelautan dan perikanan yang dikembangkan oleh OJK bersama-sama Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Pada 2015, Bank Bukopin berencana menambah pembiayaan ke sektor kelautan dan perikanan sebesar Rp 481 miliar yang terdiri dari pembiayaan transportasi laut sebesar Rp 400 miliar dan pembiayaan perikanan sebesar Rp 81 miliar,” jelasnya.

“Bank Bukopin menargetkan hingga akhir 2015, pembiayaan sektor maritim mencapai Rp 2,67 triliun yang terdiri dari Rp 2,5 triliun pembiayaan transportasi laut dan Rp 170 miliar pembiayaan perikanan,” ujar Direktur Bank Bukopin Mikrowa Kirana dalam keterangan resmi, dikutip Senin (11/5).

Dengan banyaknya perbankan yang sudah membuat komitmen untuk membiayai di sektor kelautan dan perikanan, ini merupakan momen yang sangat penting untuk tumbuhnya kepercayaan perbankan terhadap usaha di perikanan dan kelautan.

Akankah Program Jaring akan merah sukses ? tentunya harapan semua pihak adalah dapat berjalan sesuai rencana yaitu bisa mendorong pertumbuhan perekonomian di pesisir pantai.

Bagaimanakah dengan persiapan perbankan sendiri khusunya dari segi SDM mengingat minimnya pengalaman analis kredit perbankan dalam membiayai sektor kelautan dan perikanan, bisa jadi ini merupakan hal baru bagi mereka.  Maka selayaknya mereka dibekali pengetahuan yang cukup mengenai bisnis ini sehingga kucuran dana kredit triliunan rupiah bisa tepat sasan.

Below Article Banner Area

Baca Juga

amnesti_pajak889

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...