Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Sukardi : Saya Akui Salah Menginformasikan Kelahiran Bung Karno

Sukardi : Saya Akui Salah Menginformasikan Kelahiran Bung Karno

rumah kelahiran bung karno

Perdebatan seputar tempat kelahiran Presiden I Republik Indonesia, Soekarno ramai diperbincangkan. Hal ini muncul setelah Presiden Jokowi dalam peringatan kelahiran Pancasila menyebutkan bahwa Bung Karno lahir di Blitar, sementara ada literatur yang menyebut Surabaya.

Pernyataan Jokowi kalau Soekarno lahir di Blitar, mulai terkuak. Ternyata itu adalah satu kekeliruan yang dibuat oleh salah seorang anggota Tim Komunikasi Presiden.

“Kesalahan tersebut sepenuhnya adalah kekeliruan saya dan menjadi tanggungjawab saya. Karena ketika Presiden sedang menyusun pidato tersebut, beliau bertanya pada saya tentang Blitar. Saya menjawab bahwa Bung Karno lahir dan disemayamkan di Blitar. Presiden waktu itu meminta saya untuk memeriksa karena seingat beliau, Bung Karno lahir di Surabaya,” ungkap Anggota Tim Komunikasi Presiden, Sukardi Rinakit dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis (4/6).

Diakui oleh Sukardi bahwa saat itu dirinya tak meneliti lebih lanjut dari berbagai literatur sejarah. Yang menjadi referensinya adalah situs web Tropenmuseum.nl dimana disebutkan bahwa Bung Karno lahir di Blitar. Dalam situs itu disebut, ‘Soekarno (ook wel gespeld als Sukarno), geboren als Kusno Sosrodihardjo, Blitar, 6 Juni 1901- Jakarta 21 Juni 1970) was de eerste president van de Republiek Indonesia’.

Juga, sambung Sukardi, banyak bahan lain yang menyebutkan beliau lahir di Blitar. Memori saya dibelenggu oleh cerita rakyat yang sejak kecil saya dengar di kampung bahwa Bung Karno dilahirkan di Blitar.

Sukardi berjanji kalau ke depan akan lebih teliti dalam memberikan referensi kepada Presiden Jokowi. Terutama hal-hal yang berkaitan dengan sejarah bangsa Indonesia.

“Dengan tulus saya mohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya kepada keluarga Bung Karno, utamanya Ibu Megawati Soekarnoputri, dan Ibu Puan Maharani yang hadir pada acara hari Lahir Pancasila,” pinta Sukardi.

Sementara itu sebelumnya diberitakan bahwa Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengungkapkan kalau teks pidato yang dibacakan oleh Jokowi itu dibuat bersama-sama oleh tim perumus pidato kepresidenan. Pratikno juga menambahkan bahwa Presiden Jokowi tidak terlalu mempermasalahkan insiden kesalahan teks pidato tersebut.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...