Home / Berita / Nasional / Suryadharma Ali Resmi Ditahan KPK Terkait Korupsi Dana Haji

Suryadharma Ali Resmi Ditahan KPK Terkait Korupsi Dana Haji

Suryadharma Ali Resmi Ditahan KPK Terkait Korupsi Dana Haji

Suryadharma Ali Resmi Ditahan KPK Terkait Korupsi Dana Haji. Mantan Menteri Agama, Suryadharma Ali (SDA) akhirnya resmi ditahan di rumah tahanan (Rutan) Guntur dalam kasus korupsi penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2012-2013. Hal tersebut setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan beberapa kali penyelidikan terhadap SDA.

Dalam foto yang berhasil dihimpun, SDA dengan rompi oranye milik KPK tampak dikerubungi oleh wartawan. SDA juga mengaku kecewa atas penahanan terhadap dirinya. Bahkan SDA sempat menolak untuk menandatangani surat perintah penahanan yang diberikan KPK.

Dia beralasan penahanan itu tidak sesuai dengan prosedur hukum. Mengingat dirinya baru pertama kali diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji 2012-2013.

Saya baru diperiksa meliputi nama saya, istri saya, nama anak saya, keluarga saya, riwayat hidup saya. Belum sampai pada materi perkara yang disangkakan tiba-tiba saya disodorkan surat perintah penahanan. Saya menolak surat perintah penahanan berikut berita acara” ungkap SDA kepada di Gedung KPK Jakarta, Jumat (10/4).

SDA menuding penahanan itu merupakan bentuk balas dendam KPK kepada dirinya lantaran mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Saya menolak karena merasa diperlakukan tidak adil. Bisa jadi saya ditahan mulai hari ini bisa jadi balas dendam karena saya melakukan praperadilan. Kalau praperadilan tidak memiliki kewenangan prosedur penetapan tersangka, saya ke mana lagi. Praperadilan saya bukan perlawanan tetapi mencari keadilan” tambahnya seperti yang dilansir Merdeka.

Selain itu mantan ketua umum PPP ini mengingatkan agar lembaga antirasuah lebih berhati-hati dalam menetapkan status tersangka. Menurut dia: “KPK lembaga istimewa tidak ada SP3. Kehati-hatian diutamakan. Untuk menguji itu ada forumnya” pungkasnya.

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...