Home / Berita / Nasional / Tak Hanya Temannya, Siswi SMP Ini Juga Jual Kakak Kandungnya

Tak Hanya Temannya, Siswi SMP Ini Juga Jual Kakak Kandungnya

Siswi SMP Ini Juga Jual Kakak Kandungnya
Siswi SMP prostitusi (tribunnews.com)

Siswi SMP Ini Juga Jual Kakak Kandungnya – NA (15) seorang siswi SMP di Surabaya yang diketahui menjalani profesi sebagai mucikari ini, ternyata juga tega menjual kakak kandungnya sendiri. Hal ini mebuat banyak pihak semakin terkejut karena tak hanya menjual temanya ke pria hidung belang, NA juga meperdagangkan kakak kandungnya sendiri. Fakta mengejutkan ini terusngkap saat NA diperiksa oleh Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti seperti yang dilansir oleh Tribunnews Senin kemarin (10/06/2013). Sang kakak kandung juga tertangkap saat melakukan transaksi bersama NA, si adik  di sebuah hotel di Jalan Darmokali Surabaya. “Adiknya ini ternyata lebih berpengalaman daripada kakaknya, karena lebih dulu terjun di dunia hitam,” ungkap Kompol Suparti. Melihat fakta ini bisa disimpulkan bahwa NA, tak hanya mengotaki prostitusi teman-temannya sendiri, namun juga memperkerjakan dan menjual kakak kandungnya pada pria hidung belang.

Nama NA mendadak jadi topik hangat yang  diberitkan tak hanya oleh media cetak atau elektronik tetapi media online pun tak luput meberitakan tentang dirinya. Usianya memang masih sangat belia, 15 tahun dan bahkan masih tercatat sebagai salah satu siswi SMP di Surabaya. Namun diusia yang begitu belia, NA telah menjalani profesi sebagai seorang mucikari. NA tertangkap tangan saat sedang melakukan transaksi di sebuah hotel di Jalan Darmokali Surabaya. Modus operandi yang dilakukan oleh NA adalah manawarkan wanita yang dijajakannya (kebanyakan ABG dan kakaknya sendiri), melaui pesan singkat di BlackBerry Messenger (BBM). Yang mengejutkan, NA megaku telah menjalai profesi sebagai mucikari ini sejak 6 bulan yang lalu. NA mematok tarif antara Rp.500 ribu sampai Rp.750 ribu untuk sekali kencan. Dari hasil transaksi ini, NA mengungkapkan kalau dia mendapat bagian antara Rp.150 ribu hingga  Rp.200 ribu dan temannya akan mendapat bagian sekitar Rp.500 ribu. saat ditanya alasannya menjadi seorang mucikari di usia belia, NA mnegungkapkan bahwa dirinya sendiri adalah korban perdagangan oleh seorang mucikari lain beberapa waktu yang lalu.

NA saat ini resmi menjadi tahanan kota Polrestabes Surabaya namun ia tetap diperbolehkan mengikuti UAS di SMP nya. Namun proses hukum terhadap dara berusia 15 tahun ini akan tetap dilanjutkan. Namun NA akan mendapat haknya sebagai warga negara dan didampingi oleh Komnas perlinungan Anak. NA sendiri diancam hukuman 15 tahun penjara dan dijerat Pasal 83 dan 88 Undang-undang Tindak Pidana Perdagangan Anak.

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...