Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Tangani Kabut Asap, TNI Justru Nyemplung ke Kandang Buaya

Tangani Kabut Asap, TNI Justru Nyemplung ke Kandang Buaya

Cerita tragis datang setelah prajurit TNI yang bertugas menangani kabut asap, justru masuk ke dalam kanal yang penuh buaya.

TNI Masuk Kandang Buaya Tangani Kabut Asap

Kisah bermula ketika 1.000 prajurit TNI dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan yang menimbulkan kabut asap di Sumatera Selatan. Dari 1.000 prajurit, sebanyak 130 personel ditugaskan di lokasi penanaman kayu akasia milik sebuah perusahaan swasta yang luas totalnya mencapai 190 ribu hektare.

Dalam upaya pemadaman, prajurit TNI lebih banyak melakukan penyiraman secara manual menggunakan pompa. Saat menemukan titik api para prajurit harus mencari sumber air, memasang pompa, dan membentangkan selang menuju titik api.

Jika lokasi sulit dijangkau dan intensitas kebakaran cukup besar, para prajurit di lapangan dapat meminta pemadaman lewat udara atau water bombing. Berbagai hal yang dilakukan prajurit TNI tersebut memiliki tantangan tersendiri. Letnan Satu Kavaleri, Panji Prawira menceritakan pengalaman yang dialami beberapa prajurit saat berada di tengah hutan.

Panji mengisahkan pada suatu saat, angin kencang membawa api sehingga para prajurit harus mencari tempat aman. Namun saat menghindari kobaran api yang bergerak cepat, mereka justru terjebak  kanal yang dipenuhi buaya.

“Api yang merambat seperti mahluk hidup, jadi bayangkan saja kita dikejar-kejar api yang hidup. Jangan sampai di belakang kanal buaya di depannya ada api, tinggal pilih saja! Ini sudah risiko kami dalam penanggulangan bencana. Kami tidak ingin mengeluh, yang penting dinikmati saja semuanya” ungkap Panji Prawira, seperti yang dilansir Kompas.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...