Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Ibu Kota / Teman Ahok Bilang Sumber Dana Bukan dari Pengembang Reklamasi, Tapi…

Teman Ahok Bilang Sumber Dana Bukan dari Pengembang Reklamasi, Tapi…

“Kami sudah jual puluhan ribu kaus dengan total pemasukan sekitar tiga miliar” ungkap pendiri Teman Ahok, Singgih Widyastomo.

Teman Ahok Bilang Sumber Dana Bukan dari Pengembang Reklamasi, Tapi...

Seperti yang diketahui jika Komisi Pemberantasan Korupsi tengah menyelidiki aliran dana ke organisasi Teman Ahok. Duit itu diduga berasal dari pengembang yang terkait dengan kasus suap reklamasi. Namun hal itu segera ditepis pendiri Teman Ahok, Singgih Widyastomo.

Ia membantah mereka menerima duit sebesar itu. Menurut Singgih, duit operasional Teman Ahok selama ini didapat murni dari penjualan kaus dan pernak-pernik (merchandise). Penjualan kaos, kata Singgih sangat banyak dan cukup membiayai operasional organisasi.

“Kami sudah jual puluhan ribu kaos dengan total pemasukan sekitar tiga miliar” katanya, seperti yang dilansir Tempo.

Sejak Juni 2015 hingga saat ini, puluhan ribu kaus telah dijual dan menghasilkan dana Rp 2,5 miliar. Pesanan datang dari berbagai kota bahkan Singapura. Uang hasil penjualan itu digunakan untuk membayar biaya listrik, air, alat tulis kantor, dan pengantaran formulir ke posko-posko melalui jasa pengiriman.

“Ada juga sumbangan kertas. Kami memang butuh banyak kertas untuk mencetak formulir KTP” tambah Singgih.

Teman Ahok juga mengalokasikan honor Rp 50 ribu sehari bagi relawan yang bekerja mengisi data KTP di markas mereka. Setiap hari, lebih-kurang 20 relawan bekerja di markas Teman Ahok yang terletak di Graha Pejaten Jakarta Selatan.

Modal awal Teman Ahok, kata Singgih sebesar Rp 500 juta. Uang itu berasal dari Hasan Nasbi, CEO Cyrus Network dan sudah dikembalikan secara bertahap. Menurut Singgih, Hasan mendapatkan dana itu dari saweran beberapa orang.

“Tapi ini kan sumbangan perorangan, bukan lembaga” tegas Singgih.

Teman Ahok bersedia agar laporan keuangan mereka diaudit. Laporan keuangan juga bisa diakses terbuka untuk umum di website www.temanahok.com. Mereka membantah tuduhan mendapat dana kucuran dari pengembang reklamasi. Berikut pembiayaan Teman Ahok, seperti yang dilansir Tempo:

Total pendapatan saat ini:
Rp 3.177.871.500

Total pengeluaran:
Rp 2.984.487.838

Balance:
Rp. 193.383.662

Yang dijual:
Kaus (harga Rp 100-150 ribu)
Gelang (harga Rp 12 ribu)
Sarung ponsel (Rp 130-200 ribu)

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...