Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Politik / Teman Ahok dapat Musuh Baru, Adian Napitupulu

Teman Ahok dapat Musuh Baru, Adian Napitupulu

Adian Napitupulu kini aktif mengkritik aksi Teman Ahok dalam pengumpulan KTP.

Teman Ahok dapat Musuh Baru, Adian Napitupulu

Seperti yang diketahui jika aksi TemanAhok yang mengumpulkan 1 juta KTP, terus menuai pro dan kontra. Salah satunya adalah dari ormas Bumi Pos Perjuangan Rakyat (Pospera), yang dimotori Adian Napitupulu. Politikus PDIP itu rupanya meragukan relawan Teman Ahok bisa mengumpulkan 1 juta KTP.

“Ada 2 tahap pengumpulan KTP TemanAhok. Tahap pertama pada Juni 2015 sampai Januari 2016 dan itu terkumpul 770 ribu. Lalu karena ada revisi Undang-Undang Pilkada, dilakukanlah tahap kedua” kata Adian, Sabtu (25 Juni 2016).

Adanya revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada), lanjut Adian mengharuskan bagi calon independen yang maju juga harus menyertakan pasangannya. Maka TemanAhok pun kembali melakukan pengumpulan KTP tahap 2.

“Menurut TemanAhok, 770 ribu KTP pada tahap pertama tidak digunakan hingga dilakukanlah pengumpulan tahap kedua. Dan dalam waktu kurang lebih 3 bulan setengah dari Maret sampai Juni, apakah benar sanggup mengumpulkan 1 juta KTP juga dengan nomor telepon lengkap?” tambah Adian.

“Secara logika itu berat. TemanAhok itu bukanlah kader partai yang rantingnya sampai menyentuh tingkat kelurahan bahkan RT RW. Mungkin kalau kader partai itu hal mudah” tegas Adian.

Selain itu Adian turut menyoroti masalah keterbukaan anggaran yang digunakan TemanAhok untuk operasional pengumpulan KTP. Ia menuturkan TemanAhok berubah-ubah dalam pernyataan mengenai jumlah dana yang dihabiskan yang digunakan untuk pengumpulan KTP.

“Anggaran TemanAhok berubah-ubah, pertama Rp 2,5 miliar, lalu Rp 3,5 miliar, terakhir Rp 6 miliar. Yang benar yang mana?  Dalam demokrasi  harus ada transparansi, ayo transparan. Kan katanya TemanAhok ingin berdemokrasi, kan transparan juga bagian dari demokrasi” tantang Adian.

Dia juga meminta TemanAhok untuk secara gamblang membuka fakta, baik mengenai anggaran yang digunakan maupun jumlah KTP yang telah berhasil dikumpulkan sampai saat ini.

“Saya cari dimana-mana, TemanAhok punya rekening enggak? Saya cari enggak ketemu. Apakah di bawah tangan dan di bawah meja semua? Kalau begitu KPK dan PPATK tidak bisa menelusuri”

“Berapa anggaran yang mereka gunakan untuk mengumpulkan 1,7 juta KTP itu. Mungkin enggak? Jujur saja, kalau tidak mencapai segitu, Ahok pasti akan maklum kok” pungkas Adian.

Below Article Banner Area

Baca Juga

ini-isi-puisi-fadli-zon-untuk-dua-tahun-pemerintahan-jokowi-jk

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...