Home / Berita / Politik / Terkait Isu Kenaikan BBM, PKS Bantah Kubunya Pecah

Terkait Isu Kenaikan BBM, PKS Bantah Kubunya Pecah

Terkait Isu Kenaikan BBM, PKS Bantah Kubunya Pecah
PKS(kompas.com)

Terkait Isu Kenaikan BBM, PKS Bantah Kubunya Pecah – Partai Keadilan Sejahtera atau PKS membantah bahwa ada perpecahan dalam kubu mereka terkait isu kenaikan harga BBM yang diusung pemerintah. Sebagaimana yang diwartakan sebelumnya, sebagai partai koalisi pemerintah PKS sempat menyatakan diri menolak kebijakan yang hendak menaikan harga BBM tahun ini. Pernyataan sikap ini mebuat PKS menjadi satu-satunya pertai yeang mebelot dari kebijakan partai lain yang berkoalisi dengan pemerintah. Tindakan PKS yang ngotot menyatakan diri menolak kenaikan harga BBM ini mendapat tanggapan beragam dari masyarakat. Sebagian menilai bahwa partai yang sedang dilanda banyak huru-hara ini melakukan politik pencitraan untuk mendulang suara jelang pemilu 2014. Sebagian lagi menilai bahwa sebagai partai koalisi, tak sepatutnya PKS menentang masyarakat apalagi masa koalisi ini hanya tinggal satu tahun lagi.

Saat ditemui wartawan Kamis (6/6/2013) lalu, Majelis Suro Sohibul Imam mebantah isu adanya perpecahan di partainya terkait isu kenaikan BBM ini. Sohibul mengatakan hanya terjadi perbedaan pendapat yang akan segera di luruskan dalam waktu dekat ini. “Saya ingin jelaskan, putusan badan pekerja Majelis Syuro bahwa keputusan terkait BBM akan disampaikan pada waktunya. Itu nanti pas akhir,” tegas Sohibul. Sementara itu kader PKS, Salim Segaf Al-Jufri saat dikonfirmasi wartawan Jumat kemarin juga mebantah adanya isu perpecahan. Dia mnjelaskan bahwa yang menolak kenaikan BBM itu adalah DPP PKS, bukan para menterinya. Namun Salim juga menambahkan sedang ada rapat dan pertemuan-pertemuan yang diselenggarakan Dewan Syuro PKS untuk membahas dan menetukan sikap mereka atas isu kenaikan BBM ini. Disisi lain PKS juga menolak dianggap melakukan politik pencitraan terkait banyaknya spanduk yang beredar di masayarkat. Umumya isi spanduk yang beredar di masyarakat menyatakn sikap PKS menolak kenaikan harga BBM. Pihak PKS sendiri menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta atau menyuruh kadernya memasang spanduk yang berisi penolakan BBM padahal partai mereka sendiri juga belum final menentukan dukungan kepada pemerintah atau tidak.

PKS berjanji dalam waktu dekat ini akan menyampaikan keputusan mereka terkait isu kenaikan BBM yang akan diusung pemerintah. Tiffatul Sembiring juga menegaskan bahwa Majelis Syuro butuh waktu untuk menentukan sikap apakah tetap ngotot menolak atuakah berbalik mendukung kebijakan kenaikan BBM ini.

Baca Juga

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...