Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Terkait Revisi UU Pilkada, Mendagri dan DPR Hasilkan Sejumlah Kesepakatan, Apa Saja?

Terkait Revisi UU Pilkada, Mendagri dan DPR Hasilkan Sejumlah Kesepakatan, Apa Saja?

tjahjo kumolo5

 

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo melakukan pembicaraan dengan Komisi II DPR soal revisi Undang-undang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada).

Kesepakatan yang dihasilkan itu berupa keputusan mundurnya anggota DPR jika maju dalam pilkada.

“Harus mundur (dari DPR), pemerintah masih akan tetap, ini putusan dari MK. DPR, MPR, DPD dan putusan MK,” ujar Tjahjo saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (30/5).

“Sejak tadi masih dilobi, intinya pemerintah tetap mau mundur. Besok harus ketok, tinggal DPR harus selaraskan ini semua,” jelasnya.

Tjahjo menyampaikan, walau sudah sepakat soal mundurnya anggota DPR apabila akan maju ke pilkada, akan ada dua poin yang masih perlu dibicarakan.

“Tinggal dua poin, tentang petahana apakah cukup cuti kampanye atau pendaftaran. Itu saja. Kedua tentang sanksi bagi yang OTT (operasi tangkap tangan) money politik. Pasangan calon money politic langsung didiskualifikasi tapi ancaman hukuman untuk timnya gimana, masih dibicarakan,” papar Tjahjo.

Ditambahkan olenya, untuk tersangka tetap yang dipakai adalah asas praduga tak bersalah. Tetapi bila orang tersebut menang, sedangkan dia sebagai tersangka, maka harus mundur karena statusnya itu.

“Yang sedang kami didiskusikan itu tersangka. Kalau terdakwa didakwa ada bukti bersalah tapi belum ada keputusan hukum. Aspek keadilan ada,” ungkapnya.

Tjahjo juga menyebut kalau dana penyelenggaraan pilkada, bahwa biayanya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...