Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Terkuak..Ini Jebakan 21 Pemerkosa Siswa SD di Semarang

Terkuak..Ini Jebakan 21 Pemerkosa Siswa SD di Semarang

“Ia kemudian diberi obat pusing. Saat itulah pemerkosaan terjadi” ungkap Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti, Jumat (3/6/2016).

Terkuak..Ini Jebakan 21 Pemerkosa Siswa SD di Semarang

Kasus pemerkosaan siswi SD di Semarang oleh 21 orang anggota Gank Rape ternyata terjadi sejak April lalu. Berdasarkan penuturan korban PL (12) kepada Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti, peristiwa berulang itu diawali ulah teman korban.

“Suatu hari ia diajak jalan-jalan oleh temannya. Anak-anak usia segitu kan memang sering lepas kontrol jika main. Apalagi, ia ikut ayahnya yang cerai dengan ibunya di tempat kos. Ia kemudian diberi obat pusing. Saat itulah pemerkosaan terjadi” ungkap Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti, Jumat (3/6/2016).

Pemerkosaan pertama terjadi di gubuk tengah sawah di Jalan Sugiono, Kelurahan Pedurungan Lor RT 2 RW 5 Kecamatan Pedurungan Semarang. Dari peristiwa pertama itu, PL masih belum menyadari telah menjadi korban kejahatan seksual.

Tidak sadar telah menjadi korban, sikap ceria PL tidak berubah. Ketidaktahuan itu dimanfaatkan oleh teman-teman baru siswi SD itu untuk mengulang perbuatan bejat mereka hanya selang dua hari. Polanya masih sama, mereka mengajak PL jalan bersama.

“Kejadian itu berulang dan selalu diawali dengan jalan-jalan kemudian korban diberi pil koplo sehingga tidak sadar. Bahkan satu momen pemerkosaan pernah dilakukan ramai-ramai namun korban tetap tidak sadar” tambahnya.

Pil koplo atau obat daftar G yang diberikan korban hingga kini tidak diketahui jenisnya. Ita menduga obat itu adalah pil atau obat perangsang. Menurut Ita, efek obat itu masih berdampak sampai tiga hari.

Sementara itu tim Inafis Polrestabes Semarang dan Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Sat Reskrim Polrestabes Semarang menggelar olah TKP untuk melengkapi berkas perkara dan meyakinkan penyidik. Kanit PPA Polrestabes Semarang, AKP Kumarsini mengatakan dipastikan pemerkosaan di gubuk itu dilakukan sejak April 2016.

Below Article Banner Area

Baca Juga

ketua-pengadilan-agama-kepergok-di-hotel-lagi

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...