Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Terkuak Juga, Ahok pun Tak Beri Hormat Saat Upacara di Istana

Terkuak Juga, Ahok pun Tak Beri Hormat Saat Upacara di Istana

ahok66

Seperti sebelumnya ramai diberitakan kalau Wakil Presiden Jusuf Kalla tak memberi hormat saat pengibaran bendera Merah Putih dalam upacara kemerdekaan ke-70 Indonesia di Istana Merdeka.

Ternyata, Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga melakukan sikap yang sama. Kok bisa, Apa alasannya?

“Memang itu secara protokoler macam-macam. Saya juga tanya, saya perlu hormat nggak? Katanya nggak perlu, kecuali militer atau kita berada di depan Presiden,” ujar Ahok, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (17/8) malam.

Menurut Ahok, sikap itu adalah tafsiran dari protokoler, karena ada beberapa macam pengecualian ketika memberikan tanda hormat pada saat pengibaran bendera Merah Putih.

“Nah ini soal protokoler, ini soal hormat yang terbuka gitu kan. Kecuali yang di depan Presiden, itu perlu yang berada di samping dan belakang Presiden itu nggak perlu, kecuali militer,” sambungnya.

Dalam upacara penurunan bendera Merah Putih di Istana, Ahok ikut hadir. Ketika ditanya apakah saat upacara itu Ahok juga memberi hormat.

“Saya juga bingung tadi, hormat apa nggak. Saya tanya nggak perlu, Kita di belakang Presiden jadi nggak beri hormat juga,” katanya dengan tawa.

Sementara itu pihak Istana Wakil Presiden memberi penjelasan mengenai sikap Jusuf Kalla yang tak memberi hormat dalam upacara bendera. Alasannya, sikap itu sesuai dengan PP Nomor 40 Tahun 1958 Pasal 20 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia.

Di dalam itu ditulis bahwa pada waktu upacara penaikan atau penurunan Bendera Kebangsaan, maka semua orang yang hadir memberi hormat dengan berdiri tegak, berdiam diri, sambil menghadapkan muka kepada bendera sampai upacara selesai. Mereka yang berpakaian seragam dari sesuatu organisasi memberi hormat menurut cara yang telah ditentukan oleh organisasinya itu.

Mereka yang tidak berpakaian seragam, memberi hormat dengan meluruskan lengan ke bawah dan melekatkan tapak tangan dengan jari-jari rapat pada paha, sedang semau jenis penutup kepala harus dibuka, kecuali kopiah, ikat kepala, dan sorban.

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...