Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Politik / Terkuak! PDIP Awalnya Reshuffle Minta Tambah 5 Menteri, Tapi Akhirnya Cuma dikasih ‘Bonus’ 1 Kursi

Terkuak! PDIP Awalnya Reshuffle Minta Tambah 5 Menteri, Tapi Akhirnya Cuma dikasih ‘Bonus’ 1 Kursi

reshuffle kabinet 88

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (12/8) kemarin, mengumumkan reshuffle kabinet dan langsung melantik lima orang menteri dan seorang sekretaris kabinet. Mereka adalah Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Maritim Rizal Ramli, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Kepala Bappenas Sofyan Djalil, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Terkait dengan itu, ada satu cerita dimana sambil mendorong reshuffle kabinet, PDIP ternyata juga meminta tambahan lima orang menteri di kabinet kerja. Namun demikian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) cukup bijaksana dengan hanya memberikan satu tambahan Sekretaris Kabinet yang semua fasilitasnya sekelas menteri.

Permintaan itu disampaikan Wasekjen PDIP Ahmad Basarah. Menurutnya, berdasarkan proporsionalitas kursi di DPR, seharusnya PDIP mendapatkan 12 kursi di kabinet kerja.

“Mestinya berdasarkan azas proporsionalitas tersebut, PDIP mendapatkan 12 kursi. Namun, jumlah 12 menteri tersebut saya rasa terlalu banyak. Ketika didesak rekan-rekan wartawan lagi jadi PDIP ingin mengharapkan berapa kursi lagi yang diinginkan, lalu saya menjawab karena saya menyukai angka 5 sebab sesuai dengan jumlah sila dalam Pancasila, maka saya mengusulkan agar Presiden mempertimbangkan penambahan jumlah kader PDIP yang akan membantu beliau di kabinet sebanyak 5 orang lagi,” ungkap Wasekjen PDIP Ahmad Basarah seperti dilansir sebuah media online.

Kala itu banyak sekali pihak yang mempertanyakan permintaan PDIP itu, termasuk juga dari beberapa parpol anggota KIH. Namun permintaan PDIP itu tidak dikabulkan Presiden Jokowi. PDIP hanya mendapatkan ‘bonus’ satu kursi tambahan yakni Seskab yang diisi oleh Pramono Anung.

Sejumlah pengamat politik pun mengapresiasi sikap bijak Presiden Jokowi dengan tidak memenuhi permintaan PDIP. Reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden dinilai sudah sesuai harapan masyarakat.

“Permintaan nyeleneh memang tidak perlu dikabulkan,” ungkap pengamat politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, kepada wartawan, Kamis (13/8).

 

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ini-isi-puisi-fadli-zon-untuk-dua-tahun-pemerintahan-jokowi-jk

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...