Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Teror dan Aksi Bom Sarinah Sukses Bikin Dunia Heboh

Teror dan Aksi Bom Sarinah Sukses Bikin Dunia Heboh

sarinah-teror

Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq mengungkapkan, teror bom Sarinah membuat kalangan masyarakat dunia menjadi khawatir terhadap aksi serangan kelompok teroris yang sulit diprediksi.

Menurutnya, efek peristiwa itu cukup membuat heboh dunia dan menyulut perhatian dunia seperti headline pemberitaan di Australia, AS, Inggris dan Jerman.

“Ada hal menarik, bahwa umumnya mereka apresiasi tindakan aparat hukum, kepolisian dalam waktu relatif cepat bisa membersihkan area tersebut,” tutur Mahfudz dalam sebuah diskusi, Sabtu (16/1).

Disamping itu, lanjut Mahfudz, dunia juga mengapresiasi sikap masyarakat Indonesia yang berani menghadapi serangan dan ancaman teroris. Hal tersebut diwujudkan dengan penggalangan opini ‘kreatif’ yang dilakukan masyarakat Indonesia melalui media sosial untuk secara bersama memerangi terorisme.

Walau begitu, serangan mematikan yang terjadi di wilayah Sarinah kemarin membuat masyarakat menjadi panik dan ketakutan. Karenanya, Mahfudz berpendapat, negara memiliki tanggung jawab untuk memulihkan psikologis masyarakat agar tak mengalami trauma berkepanjangan.

“Relatif bom Sarinah kecil dibanding bom sebelumnya. Ini peristiwa ketujuh, dan relatif terakhir skalanya kecil. Tapi kecemasan kolektif, massa itu cukup terbangun, bukan hanya masyarakat yang mengalami kecemasan bahkan media massa juga cemas,” jelasnya.

Ditambahkan olehnya, media terjebak dalam kepanikan sehingga mekanisme jurnalis tidak prosedural, yang menambah tingkat kecemasan masyarakat. Ini juga perlu jadi catatan kita.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...