Home / Berita / Terpidana Mati Mary Jane Gembira Menunggu Kunjungan Pacquiao

Terpidana Mati Mary Jane Gembira Menunggu Kunjungan Pacquiao

Mary Jane terpidana mati kasus obat terlarang.
Mary Jane terpidana mati kasus obat terlarang.

Keinginan  petinju dunia Manny Pacquiao untuk menemui terpidana mati Mary Jane Veloso yang saat  ini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A, Wirogunan, Yogyakarta, disambut baik oleh pihak keluarga Mary.

“Kami tentu sangat bersyukur dengan rencana itu. Mary Jane pasti sangat senang bertemu Pacquiao. Ia adalah idola masyarakat Filipina dan idola Mary Jane. Kunjungan itu sudah pasti sangat  menghibur Mary Jane sekaligus memberi dukungan yang kuat bagi semangat hidupnya,” ujar kakak Mary Jane, Maritess Veloso-Laurente.

Namun sejauh ini belum ada jadwal pasti kapan Pacman – julukan Pacquiano –bertemu dengan Mary di Lapas. Pihak Lapas Wirogunan juga belum mendapat informasi soal kunjungan itu. Kalau saja Pacman ingin bertemua, maka ia tentu harus mendapatkan izin dari pihak Lapas, sebab  keputusan boleh tidaknya Mary Jane dijenguk pihak luar merupakan otoritas pihak Lapas.

Melihat pengaruh yang besar dari The Pacman, sepertinya ia tidak akan kesulitan untuk mendapatkan izin bertemu dengan  Mary Jane. Maklum saja,  selain dikenal sebagai petinju terkenal dunia, Pacman juga seorang anggota parlemen Filipina yang menjabat sebagai  Wakil Ketua komisi bidang pekerja migrant.  Ketika Mary Jane  akan dieksekusi pada April lalu, Pacman termasuk yang turut meminta   Presiden Jokowi untuk membatalkan eksekusi.

Upaya itu terkabul, sebab sehari sebelum eksekusi berlangsung, tersangka utama pemilik narkotika yang dibawa oleh  Mary Jane,  menyerahkan diri ke aparat keamana di Manila.  Kehadiran tersangka utama itu menjadi novum baru untuk membuktikan bahwa Mary Jane bukan pengedar atau pemilik narkotika  tersebut, melainkan hanya orang suruhan.  Dengan alasan itupula, eksekusi Mary ditunda, menunggu proses hukum yang berlangsung di Manila terhadap tersangka utamanya.

Saat Pemerintah Indonesia mengumumkan penundaan eksekusi Mary, Pacman turut bergembira dan mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah.

Bersama istrinya  Jinkee, sejak Rabu (8/7), Pacman saat ini sedang berada di Semarang untuk syuting sebagai bintang utama iklan jamu produksi nasional. Ia akan berada selama tiga hari di kota itu.  Pada hari pertama di Semarang, ia sempat berkeliling kota dan mengunjungi pabrik jamu PT Sido Muncul, perusahaan yang mengontraknya sebagai bintang iklan.

Pacquiao dan istrinya Jinkee
Pacquiao dan istrinya Jinkee

Jarang yang tidak terlalu jauh antara Semarang dan Yogya membuat Pacman berencana untuk mengunjungi Mary Jane di Lapas  Wirogunan. Organisasi buruh Migran Filipina, Migrante menyambut baik rencana tersebut.

“Kami berterima kasih dan menghargai anggota parlemen Manny Pacquiao dan istrinya Jinkee atas kunjungan mereka ke korban perdagangan manusia Mary Jane Veloso di Indonesia. Hal ini sangat berarti bagi keluarga Veloso, terutama anak-anaknya,” tulis Migrante dalam pernyataannya, Rabu, 8 Juli.

Pacquiao di pabrik PT Sido Muncul
Pacquiao di pabrik PT Sido Muncul

Migrante juga berencana untuk membangkitkan kembali gerakan #SaveMaryJane dan menargetkan satu juta tanda tangan pada petisi online. Saat ini petisi baru ditandatangani sekitar 430.000 pendukung.

Mary Jane sendiri sampai sekarang masih tetap berstatus sebagai terpidana mati kasus narkotika, dan masuk dalam daftar terpidana yang akan dieksekusi.  Lambannya proses hukum di Filipina terhadap tersangka utama membuat status Mary Jane tidak menjadi lebih baik. Eksekusi akan dilakukan bulan depan manakala proses hukum di Filipina tidak menunjukkan kejelasan. ***

 

Baca Juga

Di Depan Menteri Transportasi Asia-Eropa, Menhub Bicara Soal Investasi

Nusa Dua – Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, membuka pertemuan Menteri Transportasi Asia dan ...