Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Tidak Mutlak Tiap Kabupaten/Kota Dapat Rp 100 Miliar

Tidak Mutlak Tiap Kabupaten/Kota Dapat Rp 100 Miliar

jokowimusrenbangnas 1

Ada kabar gembira bagi anda pemerintahan daerah terutama kabupaten/kota di Indonesia. Pemerintah pusat dibawah pimpinan Presiden Joko Widodo berencana akan memberikan dana tambahan sekitar Rp 100 miliar untuk tiap Kabupaten/Kota. Tambahan dana direncanakan terealisasi pada tahun 2016.

“Kemungkinan, 2016, tiap kabupaten/kota akan kita tambah Rp 100 miliar. Tapi itu baru kemungkinan ya,” ungkap Jokowi pada hari rabu (29/4) ketika membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbang), di Gedung Bidakara, Jakarta.

Jokowi menuturkan, jumlah Rp 100 miliar itu merupakan angka rata-rata dana tambahan yang akan diberikan pada seluruh kabupaten/kota.

Dana tambahan yang akan diberikan kepada 420 Kabupaten dan 94 kota, tidak mutlak. Menurut Jokowi, pemberian dana akan disesuaikan dengan indikator tata kelola, audit BPK, indeks korupsi, penyerapan anggaran, luas wilayah dan tingkat kepadatan penduduk.

Alasan presiden memberikan dana tambahan sendiri dimaksudkan untuk pembangunan infrastruktur.

Implementasinya akan menggunakan mekanisme instruksi presiden dan tidak bersifat permanen. “Ini yang mau kita berikan pada daerah, tapi ini enggak bersifat permanen, kriteria akan lihat terus. Ke depannya mungkin provinsi,” kata Jokowi.

Senada dengan Presiden, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil menuturkan bahwa tambahan transfer daerah tahun 2016 tidak akan mutlak Rp 100 miliar.

“Rp 100 miliar itu maksimum, bisa Rp 50 miliar, tergantung daerah dalam meningkatkan tatakelolanya, indeks korupsi, serta pemerintahan yang baik,” kata Sofyan di sela-sela acara Musrenbang.

Dilanjutkan olehnya, laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang baik, menjadi salah satu indikator. Dengan demikian, diharapkan tambahan dana transfer daerah ini bisa memotivasi kabupaten/kota untuk melakukan perbaikan di segala bidang.

“Rencana Presiden Jokowi tersebut selaras dengan konsep otonomi daerah, yakni wewenang diserahkan ke kabupaten/kota Provinsi. Sehingga pemerintah pusat lebih menetapkan standar dan prosedur pembangunan, sedangkan pelaksanaannya dilakukan oleh pemerintah daerah.”ungkap Sofyan.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...