Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / ‘Tol Laut’ Akan Dapat Suntikan Investor dari Jepang

‘Tol Laut’ Akan Dapat Suntikan Investor dari Jepang

kapal-tol-laut-2-399x300

Pada 6 Mei 2015, Indonesia meluncurkan ‘Tol Laut’ untuk pertama kalinya. Adalah kapal Roro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) yang merupakan kapal pengangkut truk barang berjadwal yang digulirkan di Pelabuhan Panjang, Lampung untuk rute Pelabuhan Panjang-Pelabuhan Tanjung Perak.

Program tol laut Indonesia ternyata menarik minat investor asal Jepang. Investor tersebut berencana memasok kapal-kapal besar angkutan truk barang ke Indonesia.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Harry Boediarto saat diskusi ‘Short Sea Shipping’ di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (27/5) menuturkan,”Teman-teman asal Jepang menawarkan kapal angkut truk ke luar pulau. Misal, truk dari Jawa langsung dibawa ke Kalimantan. Di Kalimantan, di sana muter. Di sana jadi perlu punya truk.”

Niat tersebut pun diwujudkan Investor Jepang yang telah mengunjungi ke Kemenhub untuk memasok kapal ke Indonesia. Renacananya kapal yang dikirim merupakan armada bekas. Kapal tersebut dipindahkan dari Jepang ke Indonesia karena ekonomi negeri sakura tersebut sedang lesu sementara RI membutuhkan kapal barang dalam jumlah besar dan segera untuk mendukung pelayaran berjadwal ke pelosok negeri.

“Kapal bekas di sana banyak. Kapal di sana banyak nganggur,” kata Harry.

Renacananya untuk operasional kapal tersebut, investor asal Jepang akan menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta. Program short sea shipping atau rute-rute pendek yang layak secara bisnis atau rute gemuk bakal diserahkan ke swasta atau BUMN.

Rute yang dibidik ialah Jawa dan Kalimantan. “Jakarta-Semarang-Surabaya-Celukan Bawang. Kemudian ada Surabaya-Banjarmasin dan Banjarmasin-Balikpapan,” paparnya.

Di lain pihak, Kemenhub akan menyediakan anggaran untuk operasional dan subsidi kapal berjadwal rute-rute perintis yang tidak layak secara ekonomi.

Diperkirakan alokasi anggaran Kemenhub Rp 325 miliar untuk tahun 2015. Sementara untuk operasional atau penugasan akan diserahkan ke badan usaha seperti PT Pelni (Persero).

Dengan masuknya pemerintah maka ditargetkan mampu menekan ongkos logistik untuk angkutan berjadwal sebab beban operasional telah ditanggung pemerintah.

Pemerintah, sambung Haryy, akan dorong swasta ke barat. Sementara pemerintah masuk ke angkutan perintis barang. Tahun ini, kita buka 5 trayek baru untuk angkutan barang berjadwal. Rutenya: Jakarta-Kepulauan Riau, Jakarta-Maluku Utara, Jakarta-Utara Papua, Surabaya-Tual, Surabaya-NTT. Ukuran kapal 7000 DWT. Kapasitas 100 kontainer per kapal.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...