Home / Berita / Ibu Kota / Tolak Kenaikan Harga BBM 10.000 Buruh Ancam Mogok Nasional

Tolak Kenaikan Harga BBM 10.000 Buruh Ancam Mogok Nasional

10.000 Buruh Ancam Mogok Nasional
Buruh (republica.co.id)

Tolak Kenaikan Harga BBM 10.000 Buruh Ancam Mogok Nasional – Setelah menurunkan 5000 masaa, Jumat (21/06/2013) kemarin menolak aksi kenaikan BBM, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengancam akan melakukan mogok dengan massa yang lebih besar lagi. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai setelah demo turun ke jalan Jumat kemarin tak membuahkan hasil dan pemerintah tetap menaikan harga BBM, maka mereka berencana melakukan mogok nasional.

KASPI memperkirakan sekitar hampir 10.000 buruh akan ikut melakuakn mogok nasional terkait kenaikan harga BBM yang resmi berlaku mulai Sabtu (22/06/2013). KASPI beranggapan keaikan harga BBM justru akan membuat masyarakat semakin miskin dan terpuruk, menurut merek beban masyarakat sudah tinggi belum lagi ditambah dengan kenaikan harga BBM yang melambung dari Rp.4500 ke Rp.6500.

Mereka juga menilai subsisdi atau BSLM tidak efektif karena tak akan membantu masyarakat miskin ditengah kenaikan harga BBM yang pasti dikuti juga oleh kenaikan harga sembako. KSPI juga menilai bahwa subsidi tak pernah berpihak pada rakyata dan hanya menguap begitu saja.

Saat ditemui wartawan Tribunews, Sabtu pagi Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan kaum buruh tetap menolak kenaikan harga BBM ini. “Pengalihan subsidi BBM juga tidak dialihkan untuk jaminan kesehatan gratis, membangun transportasi publik, dan perumahan rakyat.

Pemerintah malah memberikan BLSM yang bersifat politis,” kata Said. Said juga menambahkan kaum buruh rencananya akan melakukan mogok nasional tanggal 16 Agustus 2013 yang akan diikuti oleh sekitar 10.000 buruh. Namun dia manambahkan bukannya tak mungkin aksi akan dipercepat mengingat pemerintah yang justru menaikan BBM pada Sabtu pagi ini.

Sementara itu, Jumat kemarin sekitar 5000 buruh KASPI melakukan orasi turun ke jalan berdemo menolak kenaikan harga BBM. Unjuk rasa yang dimulai pukul 09.00 di depan Istana Negara berlangsung tertib dan buruh pun menyampaikan aspirasi mereka menolak kenakan BBM. Namun kaum buruh tak jadi melaksanakan ancaman mereka untuk mengepung gedung DPR karena keburu dihalau oleh aparat keamanan.

Kenaikan harga BBM kali ini memang menimbulkan pergolakan di mana-mana. Tak hanya para buruh, gelombak unjuk rasa dari berbagai elemen masyarakat pun tak henti melakukan aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM ini.

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...